Mahfud mengatakan demikian setelah berdiskusi dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang notabene mantan Kapolri. Ia menilai pelaku-pelaku teror sejatinya sudah bisa diidentifikasi sejak lama.
Oleh karena itu, peristiwa bom Mapolrestabes Medan harus jadi pintu masuk untuk menangkap terduga-terduga teroris lain yang berkaitan dengan pelaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita juga di Medan jaringannya harus dicari. Bukan hanya satu korban dan mencari yang satu itu. Dan itu tugas negara untuk hadir di situ," ujar Mahfud.
"Yang [serang] Pak Wiranto sudah lama [dipetakan], tapi bagaimana ambil [menangkapnya]. [Dianggap] Ini pelanggaran HAM kalau sembarang ambil," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut.
Baru ketika terjadi penusukan, polisi memanfaatkannya sebagai pintu masuk untuk menuntaskan hingga ke jaringan.
"Begitu ada peristiwa, ambil seluruhnya sampai 51 orang," kata dia," ujarnya.
Soal pengawasan dan pengetatan sistem penjagaan di pos-pos kepolisian, Mahfud menyebut hal itu akan berjalan dengan sendirinya. Penguatan penjagaan lantaran bom bunuh diri ini sudah pasti akan dilakukan.
"Ya dengan sendirinya lah. Saya kira itu tak usah ditanyakan, sudah pasti akan dilakukan pengamanan yang lebih ketat," kata Mahfud.
[Gambas:Video CNN]
Istana Tak Toleransi pada Terorisme
Sementara itu Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rahman mengutuk mengutuk bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. Dia menyatakan bom bunuh diri adalah bentuk kejahatan dari kelompok yang tidak manusiawi.
"Pemerintah tidak akan memberi toleransi sedikitpun terhadap aksi terorisme," kata Fadjroel lewat pesan singkat, Rabu (13/11).
Fadjroel menyatakan kelompok terorisme bakal terus dikejar, ditangkap, dan diadili. Menurutnya, negara memiliki aparat penegak hukum yang selalu siap mengatasi aksi-aksi terorisme.
"Pemerintah tidak membiarkan aksi teror mampu mengganggu keamanan, ketenangan dan produktivitas sosial ekonomi masyarakat," ujarnya.
Aksi bom bunuh diri di Mako Polrestabes Medan pukul 08.45 WIB tadi. Satu orang dilaporkan tewas yang diduga merupakan pelaku.
Kejadian ini juga mengakibatkan enam orang lainnya mengalami luka, serta merusak empat kendaraan. (tst/fra/osc)