"Ini kan situasional. Kami kan dasarnya data intelijen, kemudian data-data lapangan kami ada. Situasi nasional," kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (30/10).
Tito mengatakan sampai saat ini yang sudah disepakati Gubernur Papua Lukas Enembe dan sejumlah kepala daerah di sana adalah pemekaran wilayah Papua Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tito tak menjawab lugas apakah pemekaran wilayah di Bumi Cendrawasih ini merupakan solusi untuk meredam gerakan Papua Merdeka. Ia hanya menyatakan pemerintah fokus pada masalah kesatuan dan persatuan bangsa.
Tito menyatakan persoalan utama yang terjadi di Papua adalah masalah ekonomi. Menurutnya, ketika percepatan pembangunan dan roda ekonomi berjalan, maka masalah kekerasan akan menurun.
"Masalah di Papua adalah masalah ekonomi yang paling utama, saya kan mantan Kapolda di sana dua tahun," katanya.
[Gambas:Video CNN]
(fra/agt)