Kisah Sunarto, 'Jenazah Tertukar' yang Gegerkan Warga Tuban

CNN Indonesia | Selasa, 08/10/2019 21:09 WIB
Kisah Sunarto, 'Jenazah Tertukar' yang Gegerkan Warga Tuban Warga Tuban, Sunarto, yang dikabarkan meninggal dunia namun pulang ke rumah dalam kondisi sehat. (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)
Surabaya, CNN Indonesia -- Warga Tuban, Jawa Timur digegerkan dengan kepulangan seorang warga bernama Sunarto (40) yang sebelumnya dikabarkan meninggal dunia dan telah dikubur.

Kisah unik ini bermula ketika Sunarto dikabarkan tewas dalam kecelakaan tunggal ketika mengendarai sepeda motor di wilayah Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Senin (7/10). 

Keluarga Sunarto yang mendengar kabar ini lantas bergegas mengambil jenazah Sunarto di Puskesmas Kecamatan Brondong, Lamongan. Setelah mengambil jenazah Sunarto, keluarga langsung memakamkan di desa setempat.


"Pihak keluarga mengambil jenazah itu siang. Kemudian dimakamkan sekitar pukul 15.00 WIB," ujar Modin Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Tuban, Abdul Qoyum, Selasa (8/10).

Beberapa jam setelah proses pemakaman, Sunarto kembali ke rumahnya dalam kondisi sehat. Tak pelak kemunculan Sunarto membuat keluarga dan warga di sekitar rumahnya geger.

Warga pun bertanya-tanya jenazah siapa yang telah mereka kebumikan beberapa jam sebelumnya. Dalam kebingungan itu Sunarto menceritakan kisahnya. 

Sunarto berkata bahwa jenazah yang beberapa jam lalu dimakamkan oleh warga adalah jenazah temannya. Namanya Wartim, warga Dusun Djarum, Desa Perunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban.

Wartim meninggal dalam kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor Sunarto.

Kata Sunarto, awalnya ia menjaminkan sepeda motornya kepada Wartim sebagai jaminan utang. Sunarto mengatakan selain motor, ia turut menjaminkan STNK dan KTP kepada Wartim.

"Kebetulan saya meminjam uang kepada Wartim, dan saya suruh Wartim, bawa motor saya beserta STNK dan KTP," katanya.

Wartim pun membawa motor beserta STNK dan KTP Sunarto. Lalu, Wartim menggunakan motor tersebut. Nahas, Wartim mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor Sunarto. 

Kecelakaan itu terjadi di wilayah Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Wartim meninggal dunia dengan kondisi wajahnya tidak bisa dikenali.

Kekeliruan jenazah terjadi lantaran hasil olah TKP, anggota Satlantas setempat menemukan kartu identitas Sunarto dalam jok motor tersebut. Selanjutnya, petugas menghubungi pihak keluarga duka sesuai dengan identitas pemilik sepeda motor.

[Gambas:Video CNN]

Sunarto mengatakan selama ini dirinya bekerja di luar kota. Namun, pada Senin kemarin, ia memutuskan pulang ke rumah, lantaran mendapatkan kabar bahwa ada kerabatnya yang meninggal dunia.

Sementara itu, usai peristiwa ini, jasad Wartim tetap dimakamkan di pemakaman umum di Desa Gesikah. Pihak keluarga Wartim sendiri telah mengaku ikhlas dan menerima kepergiannya. (frd/wis)