Isu Pertemuan Dengan Prabowo, JK Respons Jumpa Banyak Tokoh

CNN Indonesia | Jumat, 24/05/2019 00:15 WIB
Isu Pertemuan Dengan Prabowo, JK Respons Jumpa Banyak Tokoh Wakil Presiden Jusuf Kalla. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku bertemu banyak tokoh pasca aksi 22 Mei yang berujung kericuhan. Namun ia tak mau merinci saat disinggung kabar pertemuan dengan pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Kamis (23/5) sore.

"Hari ini saya banyak bertemu tokoh-tokoh dan sahabat-sahabat. Itu saja yang bisa katakan," ujar JK di rumah dinasnya, Jalan Diponegoro, Jakarta.

Dari sejumlah informasi yang dihimpun, JK disebut melakukan pertemuan dengan Prabowo-Sandi pada Kamis sore. Hanya saja tak diketahui lokasi dan tepatnya waktu pertemuan tersebut.


Saat ditegaskan kembali soal pertemuannya dengan Prabowo-Sandi, JK menegaskan bahwa dirinya memang banyak bertemu dengan tokoh-tokoh.
"Ya pokoknya banyak tokohlah," katanya.

JK menyampaikan hari ini dirinya bertemu dengan para tokoh PBNU pada peringatan Nuzulul Quran di gedung PBNU sore tadi. Malam harinya, JK bertemu dengan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di rumah dinasnya, di antaranya mantan wakil presiden Try Sutrisno, Mahfud MD, hingga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Termasuk malam ini (lakukan pertemuan). Tadi di NU. Optimis pokoknya," katanya.

Dalam pertemuan dengan para tokoh itu, JK banyak membahas situasi pasca aksi 22 Mei. Ia juga mengapresiasi sikap Prabowo yang akan mengajukan gugatan hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi.

"Harapan kita ke MK itu final dan semua pihak tentu menyetujui apa yang diputuskan MK," ucapnya.

JK membahas dua hal penting dalam pertemuan yang berlangsung tertutup selama dua jam itu. Salah satunya adalah soal langkah capres Prabowo Subianto menggugat hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi.

"Pertama, kita sangat menghargai kedua paslon semua bertekad menyelesaikan persoalan sesuai aturan konstitusi dan UU yang berlaku. Sehingga kita menghargai keputusan paslon nomor dua untuk membawa masalah ini ke MK," ujar JK.
JK meminta agar semua pihak mendukung langkah yang diambil Prabowo tersebut. Pasalnya MK merupakan harapan utama yang menjadi tumpuan untuk mendukung kepercayaan masyarakat. "Maka kita semua dukung proses ini dengan mengharapkan MK menjalankannya dengan transparan, adil, dan independen," katanya.

Poin kedua yang dibahas, lanjut JK, adalah situasi ibu kota yang sempat memanas dalam aksi 21 dan 22 Mei kemarin. Ia mengimbau agar masyarakat dapat lebih tenang dan mau bersabar menunggu putusan MK

"Sesuai kata polisi, kita pisahkan antara pengunjuk rasa yang damai dengan perusuh. Untuk yang damai sesuai aturan, sementara yang rusuh tentu ada aturan polisi yang dibantu TNI untuk menindak tegas," katanya. (pris/ayp)