KPU Usulkan Santunan Rp36 Juta bagi Petugas KPPS Meninggal

CNN Indonesia | Senin, 22/04/2019 19:28 WIB
KPU Usulkan Santunan Rp36 Juta bagi Petugas KPPS Meninggal Ketua KPU Arief Budiman. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengusulkan dana santunan sebesar Rp36 juta kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia atau sakit saat menjalankan tugas Pemilu 2019.

Hingga Senin (22/4) sore KPU merilis telah ada 90 petugas KPPS meninggal dunia dan 374 orang sakit. Jumlah itu belum termasuk personel polisi dan petugas lain yang meninggal atau sakit saat bertugas. 

Usulan itu akan dibicarakan dengan pejabat Kementerian Keuangan Selasa (23/4) esok.


"Akan dibahas diambil dari pos mana karena tidak ada pos anggaran khusus terkait asuransi," kata Ketua KPU Arief Budiman dalam jumpa pers di Kantor KPU, Jakarta, Senin (22/4).

Arief mengatakan dalam pertemuan esok KPU akan diwakili oleh Sekretaris Jenderal. Sekjen KPU akan membahas dana santunan itu dengan sejumlah pejabat Kemenkeu.

Dalam pertemuan itu, kata Arief, KPU mengusulkan besaran santunan untuk petugas yang luka-luka mendapat Rp16 juta, penyandang catat mendapat maksimal Rp30 juta, dan yang meninggal dunia menerima Rp36 juta.

Sebelumnya, pada Senin siang,  KPU menyebut ada 54 petugas KPPS yang meninggal dunia saat bertugas selama Pemilu 2019 pada Kamis 17 April hingga Minggu (21/4) malam. Jumlah itu kemudian bertambah menjadi 90 orang pada Senin sore.

Salah satu daerah yang terdapat petugas KPPS meninggal dunia adalah Sumatera Selatan. Di sana, ada empat petugas KPPS tewas saat bertugas. Sementara tiga petugas masih dirawat di rumah sakit dan satu petugas di antaranya dalam kondisi kritis.

Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan, Hepriadi mengatakan semua petugas KPPS yang meninggal diduga disebabkan oleh kelelahan.

"Awalnya ada dua, tapi kita baru dapat laporan terbaru, ada yang meninggal lagi. Jadi total 4 orang petugas KPPS meninggal. Itu baru yang meninggal, yang sakit juga ada beberapa" ujar Hepriadi.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memastikan Pemerintah akan mencairkan dana untuk santunan para petugas KPPS yang meninggal dunia. Namun Tjahjo belum bisa memastikan besarannya sebab masih menunggu data dari KPU dan Bawaslu.

"Kami menunggu usulan dari Bawaslu dan KPU. Saya yakin Pemerintah akan memberi penghargaan, tetapi kalau soal anggaran nanti biar dari Bawaslu fix-nya, berapa untuk yang sakit, berapa yang meninggal termasuk KPPS, dan anggota Polri," kata Tjahjo lewat keterangan tertulis. (dhf/wis)