Warga Ramai Menanti Peresmian MRT oleh Jokowi di Bundaran HI

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 24/03/2019 08:57 WIB
Warga Ramai Menanti Peresmian MRT oleh Jokowi di Bundaran HI Jokowi saat menjajal MRT beberapa waktu lalu. Jokowi dijadwalkan meresmikan MRT Minggu (24/3). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Masyarakat sudah meramaikan Bundaran HI, menanti kedatangan Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan meresmikan moda transportasi MRT hari ini, Minggu (24/3).

Meski sudah dijadwalkan sejak pagi, Jokowi baru terlihat di Bundaran HI sekitar 08.45 WIB.

Masyarakat sudah menanti sejak tadi, seperti Rini Halimah (28) yang sudah tiba di kawasan car free day sejak pukul 06.00 WIB. Rini merupakan warga Bendungan Hilir. Sehari-hari ia bekerja sebagai karyawan bank, yang merasa termudahkan jika ada MRT.



"Saya sudah menunggu dari pagi, sudah lari bolak-balik dari HI ke Sudirman," ujarnya.

Selama menunggu, panggung di Bundaran HI diisi oleh beberapa menteri yang menyanyikan lagu daerah.

Jokowi berangkat langsung dari Istana Bogor Jawa Barat menuju Istora Mandiri Senayan Jakarta, lalu menaiki MRT ke Bundaran HI.

Ini bukan pertama kalinya Jokowi menjajal MRT yang pembangunan tahap I telah rampung bulan ini. Selasa (19/3) lalu Jokowi sudah menaikinya bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan beberapa pejabat lainnya.


MRT juga sudah dicoba masyarakat sejak awal Maret, dengan rute Lebak Bulus-Bundaran HI.

Selanjutnya, pembangunan MRT Tahap IIA akan menyambung dari Stasiun Bundaran HI ke Jakarta Kota. Baru setelah itu, pembangunan Tahap IIB dari Jakarta Kota ke Kampung Bandan.

PT MRT Jakarta operator MRT Jakarta telah mencetak sebanyak 790 ribu kartu perjalanan yang siap dijual mulai Senin (25/3) esok. Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan kartu single trip akan dibanderol dengan harga Rp15 ribu per kartu.


Sementara kartu multi trip seharga Rp25 ribu per kartu.

Harga yang harus dibayarkan penumpang tersebut merupakan batas saldo minimum untuk deposit kartu selayaknya kartu perjalanan milik Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline. (uli/rsa)