Sandi Minta Para Jubir BPN Tak Buat Pernyataan Menyerang

CNN Indonesia | Minggu, 24/03/2019 06:35 WIB
Sandi Minta Para Jubir BPN Tak Buat Pernyataan Menyerang Cawapres Sandiaga Uno meminta para jubir dan juru debatnya untuk tak membuat pernyataan yang memanaskan tensi politik semasa kampanye. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno telah meminta juru bicara dan juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) untuk tidak membuat pernyataan bersifat menyerang selama kampanye terbuka berlangsung. Adapun, kampanye terbuka akan berlangsung 24 Maret hingga 13 April.

Sandi menyebut, juru bicara dan juru debat telah diminta untuk mengutarakan pernyataan bersifat damai dan meredakan tensi politik.

"Kami sudah brief agar 21 hari ke depan tak boleh ada statement menyerang. Tak boleh ada statement yang meningkatkan eskalasi tensi politik. Sampaikan yang sejuk. Alhamdulillah, sejauh ini sudah kondusif, tapi tadi saya sudah ingatkan Dahnil (Koordinator Juru Bicara BPN)," Jelas Sandi ditemui di Kediaman Prabowo Subianto Sabtu (23/3) malam.


Instruksi serupa, terangnya, juga diberikan kepada juru kampanye nasional (jurkamnas). Yakni, jurkamnas telah diminta menyebarkan pesan damai beserta visi misi pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tentang perbaikan ekonomi.

Sebab menurut Sandi, ekonomi adalah tema besar kampanye terbuka dalam tiga pekan mendatang. Maka dari itu, tak heran jika nantinya Prabowo maupun Sandiaga akan berbicara banyak mengenai hal tersebut di masa kampanye.

Sebagai contoh, Sandi akan melawat Kabupaten Sragen, Jawa Tengah di hari pertama kampanye terbuka untuk berbicara mengenai wirausaha dan rumah siap kerja. Kunjungan tersebut, lanjut dia, sudah direncanakan berhari-hari sebelumnya atas undangan dari komunitas wirausaha muda.

"Kampanye kami akan berupa satu narasi besar tentang perubahan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, kemandirian, swasembada pangan, swasembada energi dan penciptaan lapangan kerja. Ini akan terus kamu gaungkan," jelas dia.

Sandi juga menuturkan tema itu akan disampaikan bersama Prabowo dengan sasaran pemilih yang berbeda. Prabowo direncanakan berkampanye dengan jumlah massa yang cukup banyak. Sementara itu, Sandi akan fokus ke kampanye tematik yang tidak dihadiri massa yang besar, namun berupa diskusi dan interaksi dengan kelompok masyarakat tertentu.

"Saya dan Pak Prabowo mungkin akan kampanye bersama di beberapa lokasi. Tapi selebihnya sendiri-sendiri karena target pemilih dan mungkin demografi yang disasar oleh jenis kampanye, baik saya dan Pak Prabowo, ini saling melengkapi," tutur dia.

[Gambas:Video CNN] (gal/arh)