Khofifah Benarkan Haris Menantu Ketua Timsesnya di Pilgub

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 23/03/2019 17:39 WIB
Khofifah Benarkan Haris Menantu Ketua Timsesnya di Pilgub Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengakui bahwa Kakanwil Kemenag Jatim merupakan menantu ketua tim pemenangannya. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Surabaya, CNN Indonesia -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membenarkan bahwa Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanudin, adalah anak menantu M Roziqi, Ketua Tim Pemenangannya saat Pilgub Jatim 2018 silam.

"Iya saya tahu juga belakangan bahwa Pak Haris adalah menantu dari Pak Roziqi," kata Khofifah, saat ditemui di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (23/3).

Namun, Khofifah menegaskan ia tak ikut campur pemilihan dan pengangkatan Haris di Kemenag karena proses perekrutan di kementerian menggunakan mekanisme lelang jabatan atau open bidding.


"Tapi teman-teman, yang namanya open bidding ya open bidding. Anak ya anak, mantu ya mantu. Itu bersifat impersonal, kalau tidak memenuhi kualifikasi kan nggak bisa ikut open bidding," kata dia.

Mantan Menteri Sosial RI itu juga mengatakan bahwa tali kekerabatan tak bisa berpengaruh pada sistem lelang jabatan karena ada sejumlah kualifikasi yang ditetapkan panitia seleksi. 

"Bisakah kita membedakan antara open bidding dengan hubungan kekerabatan?" kata dia.

Khofifah sendiri mengaku tidak mengenal Haris secara personal, tapi ia mengetahui Haris pernah menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Kota Surabaya, dan Pejabat Sementara (PJS) di Kanwil Kemenag Jawa Timur.

"Secara personal tidak (kenal), tetapi bahwa beliau pernah Kakanwil Kemenag Surabaya. Beliau sempat PLT, saya sempat ketemu di pengajian sekali, kemudian saya sempat ketemu lagi di raker pim setelah menjadi gubernur," katanya.

Selain itu Khofifah juga menyatakan sempat bertemu Haris secara formal saat audiensi dan diskusi hasil survei tentang generasi Z, beberapa waktu lalu

"Jadi saya mengajak mendiskusikan data yang di survei oleh UIN Syarif Hidayatullah, saya minta kita sama-sama melakukan pemetaan, dan itu Pak haris datang dengan tim, dan saya juga menerima dengan tim," kata dia.

Senada, beberapa waktu lalu, M Roziqi yang juga Ketua Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) juga sempat membenarkan bahwa Haris yang kini terjerat dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag itu, adalah anak menantunya.

"Oh iya kalau itu menantu saya," kata Roziqi saat dikonfirmasi awakmedia di Surabaya, Jumat (15/3) lalu.

CNNIndonesia.com juga berusaha kembali menghubungi Roziqi terkait keterlibatan menantunya, tapi Roziqi tak merespons atau memberikan klarifikasi.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan Kakanwil Kemenag Jawa Timur. Mereka adalah Romahurmuziy, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Romi diduga menerima suap sebesar Rp300 juta, dengan rincian Rp50 juta dari Muafaq untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik dan Rp250 juta dari Haris untuk jabatan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. (frd/vws)