KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi

CNN Indonesia | Rabu, 20/03/2019 18:47 WIB
KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi. (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat laporan keluarga tersangka suap jual beli jabatan di Kementerian Agama, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi didatangi orang yang mengaku sebagai penyidik KPK.

Pihak-pihak yang diidentifikasi sebagai penyidik KPK gadungan itu meminta uang kepada keluarga Muafaq. Muafaq merupakan salah satu pihak yang diduga menyuap mantan Ketua Umum PPP M. Romahurmuzy alias Romi.

"KPK menerima Informasi dari pihak keluarga bahwa ada beberpa pihak yang kami indikasikan adalah 'KPK gadungan' yang datang ke rumah dan meminta uang," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat, Rabu (20/3).


Febri meminta kepada pihak yang ditangani oleh orang yang mengaku penyidik KPK, apalagi meminta uang agar langsung melaporkan ke kantor kepolisian setempat atau menghubungi KPK di Call Center 198.

"Kami telah bekerjasama dengan Polri secara intensif untuk memproses lebih lanjut pihak-pihak yang melakukan tindak pidana tersebut," ujarnya.

Febri menambahkan sejak pagi sampai sore tadi penyidik KPK menggeledah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penggeledahan terkait penyidikan dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag.


"Dari lokasi penggeledahan ini diamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen-dokumen terkait kepegawaian dan pengisian jabatan Kepala Kantor Kemenag Gresik," kata Febri.

Sebelumnya KPK menetapkan Romi yang juga anggota Komisi XI DPR sebagai tersangka jual beli jabatan di Kemenag.

Romi dijerat bersama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Romi diduga menerima suap sebesar Rp300 juta, dengan rincian Rp50 juta dari Muafaq untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik dan Rp250 juta dari Haris untuk jabatan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.


Dalam proses penyidikan tersebut, tim penyidik KPK sudah menggeledah sejumlah lokasi, mulai dari ruang kerja Lukman, ‎ruang kerja Sekretaris Jenderal Kemenag, M Nur Kholis; dan ruang Kepala Biro Kepegawaian, Ahmadi, Kantor DPP PPP, Kantor Wilayah Kemenag Jatim, hingga rumah pribadi Romi. (fra/asa)