Jokowi Sempat Beri Arahan Kader PDIP soal Hoaks di Pilpres

CNN Indonesia | Rabu, 13/03/2019 16:54 WIB
Jokowi Sempat Beri Arahan Kader PDIP soal Hoaks di Pilpres Jokowi hadiri rakor PDIP untuk beri arahan soal pilpres 2019, Rabu (13/3) pagi. (Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyambangi kantor DPP PDIP di Jalan Diponogoro, Jakarta, Rabu (13/3), sekitar pukul 09.00 WIB. Kehadiran diam-diam Jokowi itu untuk mengikuti rapat internal partai yang dipimpin langsung oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Berdasarkan foto yang diterima CNNIndonesia.com, Jokowi terlihat mengenakan kemeja putih dan jaket berwarna merah serta bawahan celana jeans biru.

Politisi PDIP Andreas Hugo Pereira membenarkan kehadiran Jokowi di DPP PDIP pagi tadi. Ia menyebut Jokowi mengikuti rapat koordinasi internal yang digelar DPP.


"Rakor internal," ujar Hugo saat dikonfirmasi.


Senada, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun mengatakan rakor tersebut membahas soal persiapan Pilpres dan Pileg 2019.

"Rakor persiapan Pilpres dan Pileg," ujarnya.

Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Eriko Sotarduga menambahkan Jokowi hadir bukan hanya menjadi peserta. Ia menyampaikan Jokowi sempat memberikan beberapa arahan kepada peserta rakor, di antaranya mengenai kampanye hingga melawan hoaks.

"Ya benar (Pak Jokowi hadir). (Memberikan arahan) untuk kita semua tetap eling, waspada, juga tetap berbuat maksimal, door to door, sekaligus mensosialisasikan yang sudah dilakukan pemerintah serta menjawab hal-hal yang tidak benar seperti hoaks," ujar Eriko.


Saat disinggung soal persiapan kampanye terbuka pada 23 Maret mendatang, Eriko mengatakan hal tersebut merupakan wilayah tim kampanye nasional.

"Itu kan TKN, di kami tidak sampai seperti itu. Ada hal-hal lain, tapi tidak bisa kita buka secara keseluruhan," ujarnya.

Lebih dari itu, ia mengklaim inti rakor yang dihadiri Jokowi tersebut untuk mengingatkan kader untuk tetap siaga hingga hari pencoblosan pada 17 April 2019.

"Intinya tidak boleh lengah sedikit pun," ujar Eriko.

[Gambas:Video CNN] (jps/DAL)