Blusukan ke Pasar, Jokowi Sebut Harga Beras Stabil

CNN Indonesia | Sabtu, 23/02/2019 01:00 WIB
Blusukan ke Pasar, Jokowi Sebut Harga Beras Stabil Presiden Joko Widodo. (CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk mampir ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan Pasar Modern Bintaro, Tangerang Selatan, di sela-sela agenda resmi kepresidenan, Jumat (22/2).

Jokowi lebih dahulu mengunjungi Pasar Minggu pagi hari sebelum menghadiri penyerahan sertifikat tanah kepada warga di Gelanggang Remaja Pasar Minggu. Menjelang Salat Jumat, ia baru blusukan ke Pasar Modern Bintaro.

Jokowi mengatakan dirinya berkunjung ke pasar untuk mengecek harga-harga kebutuhan bahan pokok. Mantan wali kota Solo itu menyebut harga-harga kebutuhan bahan pokok, terutama beras masih stabil.


"Cek harga saja. Terutama memang tadi saya pikir ada lonjakan, terutama beras. Tapi relatif sangat stabil," kata Jokowi di Gedung Laga Tangkas, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/2).
Jokowi mengaku tak ingin ada kenaikan harga beras menjelang panen raya yang diprediksi terjadi pada awal Maret sampai April 2019. Namun, calon presiden nomor 01 itu juga tak menghendaki harga beras turun menjelang panen raya.

"Kalau beras turun petani nanti teriak semua, hati-hati. Ini mengendalikan keseimbangan seperti ini tidak gampang. Ini Mentan menyampaikan panen yang ini kelihatan lebih baik sehingga harus kami jaga," ujarnya.
Jokowi menyebut stok beras di Bulog sampai saat ini masih banyak. Menurut mantan gubernur DKI Jakarta itu, stok beras tersebut untuk cadangan bila terjadi bencana, gagal panen, maupun mengantisipasi serangan hama.

"Karena di stok Bulog ini sekarang juga masih banyak. Tapi stok memang untuk cadangan strategis bencana, kalau gagal panen ada hama. Di petani sendiri ini sebentar lagi panen raya," kata Jokowi.

Jokowi pun membeli satu kantong beras jenis pandan wangi seberat 5 kilogram sebesar Rp95 ribu. Selain itu Jokowi juga membeli buah manggis, jeruk, dan salak dengan total harga Rp100 ribu.
[Gambas:Video CNN] (ugo/ugo)