Jokowi Kenang Masa Kecil: Makan Satu Telur Dibagi Empat

CNN Indonesia | Selasa, 12/02/2019 20:47 WIB
Jokowi Kenang Masa Kecil: Makan Satu Telur Dibagi Empat Presiden Joko Widodo (tengah) dan ibundanya, Sudjiatmi (kanan). (ANTARA FOTO/ Aloysius Jarot Nugroho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengaku pernah merasakan hidup sulit ketika kecil. Ia bahkan menyebut keluarganya mesti membagi satu telur menjadi empat bagian agar bisa bersantap.

Hal itu diungkapkan Jokowi saat menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) kepada 1.000 warga Kota Depok yang hadir, di Graha Insan Cita, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/2).

Jokowi awalnya berdialog dengan salah satu penerima PKH bernama Surtiyani. Mantan wali kota Solo itu bertanya kepada Surtiyani soal peruntukan uang PKH yang diterima dari pemerintah.


Surtiyani mengaku memakai uang bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan makan anak-anaknya. Ia menyebut kerap memberikan satu butir telur kepada setiap anaknya untuk makan.

Sontak jawaban Surtiyani membuat Jokowi teringat masa kecilnya. Ia mengaku pernah diberi makan oleh ibunya, Sudjiatmi, dengan telur yang telah dibagi empat.

"Dulu saya ingat waktu saya kecil orang tua saya, ibu saya, telur satu dibagi empat. Saya bagian kecil, bener ini. Mungkin bapak ibu mengalami itu," ujar Jokowi.

Tak hanya soal makan telur dibagi empat, mantan gubernur DKI Jakarta itu mengaku juga hidup di bantaran kali. Jokowi menyebut keluarganya harus merasakan digusur oleh pemerintah ketika itu.

Keluarganya pun terpaksa pindah dan sempat menumpang tinggal di rumah keluarga dari sang ibu.

"Sedih saya mengingatnya sehingga harus nebeng dua tahun di tempat kakak ibu saya," kata dia.

Meskipun demikian, Jokowi tetap bangga dengan ibunda karena mampu membesarkan dirinya dan keluarga di tengah keterbatasan ketika itu hingga saat ini.

Ia lantas mengingatkan kepada para ibu-ibu agar tetap memperhatikan pendidikan dan gizi untuk anak meski dalam hidup yang serba cukup.

"Kita tahu bahwa yang namanya PKH, BNPT dalam rangka memberikan, pertama urusan pendidikan anak. Jangan sampai dilupakan yang berkaitan dengan urusan pendidikan," kata Jokowi.

[Gambas:Video CNN] (fra/arh)