Sponsored by

Sistem Satu Arah Dukuh Bawah Masih Butuh Tambahan Rambu

CNN Indonesia | Selasa, 12/02/2019 20:04 WIB
Sistem Satu Arah Dukuh Bawah Masih Butuh Tambahan Rambu Pelaksanaan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan Dukuh Bawah dimulai hari ini (12/2). (CNN Indonesia/Aini Putri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hasil uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di Dukuh Bawah, Jakarta, menunjukkan bahwa kawasan itu masih perlu penambahan rambu lalu lintas dan radius tikungan bagi bus TransJakarta.

Uji coba itu sendiri dilakukan pada Selasa (12/2). Evaluasi penerapannya pun langsung dilakukan setelahnya.

"Sarana prasarana perambuan [larangan dan petunjuk] dan water barrier agar dilengkapi," kata Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Herman Ruswandi dalam keterangan tertulisnya.


"Serta radius tikung untuk kendaraan busway dari arah [Bundaran] HI menuju manggarai [turunan Wisma Indocement] agar diperlebar," ia menambahkan.

Herman menjelaskan di sisi sebelah timur jalan turunan di Dukuh Atas akan dibuatkan sebuah taman. Oleh karena itu, kendaraan yang semula bisa belok kiri setelah halte Transjakarta Dukuh Atas di sisi timur itu, kini dialihkan.

"Dialihkan lewat turunan samping gedung Tiga Roda karena turunan Dukuh Atas arah timur rencananya akan dibuat taman," lanjutnya.

Ujicoba ini rencananya dilakukan mulai hari ini hingga 26 Februari, mulai pukul 09.00 WIB. Herman mengatakan evaluasi akan dilakukan setiap setelah pelaksanaan ujicoba selama satu minggu.

Petugas dari dinas perhubungan dan kepolisian membantu mengarahkan pengendara dengan penutupan jalan dan pemasangan rambu-rambu sekaligus membantu pengendara yang bertanya.

"Ada lima titik. Ada kepolisian juga. Tiap titik ada tiga orang. Sekitar 15 sampai 20 orang kita dari dishub juga membantu," jelas Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Christianto.

[Gambas:Video CNN] (ani/arh)