Sponsored by

Begal Tewas Usai Baku Tembak dengan Polisi di Palembang

CNN Indonesia | Rabu, 13/02/2019 03:44 WIB
Begal Tewas Usai Baku Tembak dengan Polisi di Palembang Ilustrasi. (Istockphoto/Sestovic)
Palembang, CNN Indonesia -- Terduga pelaku begal bernama Abdul Latif alias Leo alias Bungkuk tewas setelah terlibat dalam aksi baku tembak dengan Satuan Reserse Kriminal Polresta Palembang. Sebelumnya, polisi melakukan pengejaran dengan pelaku begal tersebut di kawasan Alang-alang Lebar, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (12/2) dini hari.

Polisi mengatakan setidaknya sudah 30 aksi kejahatan termasuk pembegalan dilakukan Leo di berbagai kawasan di Palembang dan Kabupaten Banyuasin.


Kapolresta Palembang Komisaris Besar Didi Hayamansyah mengatakan upaya penangkapan bermula saat petugas akhirnya mengendus keberadaan buronan tersebut di Jalan Soekarno-Hatta, Palembang. Ketika hendak ditangkap, kata Didi, Leo melawan petugas dengan menggunakan sebilah golok. Satu petugas terluka akibat tebasan tersebut.


Tersangka pun berupaya melarikan diri dengan meletuskan senjata api rakitan miliknya ke arah polisi yang mengejarnya. Polisi pun membalas tembakan tersebut ke arah Leo.

Setelah beberapa menit drama adu tembak, akhirnya Leo berhasil dilumpuhkan dengan beberapa peluru bersarang di tubuhnya.

Polisi lalu membawa Leo ke RS Bhayangkara Palembang untuk mendapatkan perawatan medis, namun keburu tewas dalam perjalanan.

"Satu anggota kita terluka terkena sajam pelaku, makanya kita tindak tegas dengan menembak balik. Pelaku tewas saat akan dibawa ke rumah sakit," kata Didi di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang, Selasa (12/2).

Dari hasil penyelidikan selama tiga bulan terakhir, Didi mengatakan Leo bertanggung jawab atas 30 lebih aksi begal di Palembang dan Banyuasin.

"Saat beraksi Leo tak segan melukai korbannya. Meskipun korban tidak melawan, Leo pasti melukai targetnya. Kemudian mengambil motornya," ujar Didi.

(idz/kid)