Muchdi PR Dukung Jokowi, Berkarya Setia Dukung Prabowo

CNN Indonesia | Senin, 11/02/2019 20:12 WIB
Muchdi PR Dukung Jokowi, Berkarya Setia Dukung Prabowo Menanggapi aksi Muchdi PR dalam deklarasi purnawirawan TNI-Polri dukung Jokowi, Sekjen Berkarya Priyo tegaskan instruksi bagi kadernya dukung Prabowo. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso menginstruksikan seluruh kader dan relawan Partai Berkarya lainnya fokus memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 dalam Pilpres 2019, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Partai Berkarya tetap pada garis keputusan dukung penuh Prabowo-Sandi dan tidak berpaling kepada yang lain. Kami tidak bergeser sedikit pun. Kami memerintahkan semua fokus pada dwisukses partai sukses menang legislatif dan Prabowo Presiden," ucap Priyo melalui keterangan resmi, Senin (11/2).


Instruksi itu disampaikan setelah Wakil Ketua Umum Partai Berkarya Muchdi PR terlihat turut menyatakan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin dalam deklarasi dukungan bersama seribu purnawirawan TNI-Polri lainnya akhir pekan lalu.


Kala itu, Muchi menyatakan dukungan diberikanyan karena telah melihat banyak hal yang dilakukan Jokowi selama empat tahun lebih memimpin, mulai dari infrastruktur serta kebijakan ekonomi lainnya.

Pembangunan, menurut Muchdi, dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia menilai hal-hal yang dilakukan Jokowi tak pernah dilakukan presiden manapun setelah reformasi.

Di sisi lain, meski partainya mendukung Prabowo, Muchdi berpendapat hal-hal yang telah dilakukan Jokowi selama ini tak mungkin dilakukan Prabowo apabila terpilih menjadi presiden selanjutnya.

Menanggapi pernyataan itu, Priyo menegaskan dukungan serta seluruh pernyataan Muchdi terkait Prabowo merupakan pandangan pribadi serta tidak berhubungan dengan Partai Berkarya.

"Itu manuver pribadi beliau. Pegangan Saya adalah garis Ketua Umum Tommy Soeharto, juga pandangan Ketua Wantim Titiek Soeharto & Ketua Wanhor Laksamana Tedjo Eddy, para Waketum, Bendum, organ-organ inti partai & suasana kebatinan DPW dan DPD Berkarya se-Indonesia," tutur Priyo.

(chri/kid)