Pose Dua Jari Saat Jokowi Pidato, Tiga Orang Diamankan

CNN Indonesia | Senin, 11/02/2019 10:22 WIB
Pose Dua Jari Saat Jokowi Pidato, Tiga Orang Diamankan Dukungan alumni SMA se-Jakarta untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono mengaku telah melepaskan tiga orang yang sempat dianggap penyusup di acara deklarasi dukungan SMA se-Jakarta untuk Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/2) sore.

"Ketiga orang sudah dipulangkan," kata Lukman kepada CNNIndonesia.com, Senin (11/2).

Lukman kemudian membantah ketiga orang tersebut ditangkap karena mengacungkan dua jari di tengah-tengah Jokowi yang sedang berpidato di hadapan ribuan alumni tersebut. Kata dia, ketiga orang itu hanya diamankan agar tidak menimbulkan keributan.



Lebih lanjut, Lukman memastikan ketiganya adalah pendukung Jokowi dan bukan pendukung pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Atas dasar itu, Lukman menegaskan keributan di acara deklarasi hanyalah kesalahpahaman karena ketiga orang tersebut berswafoto sambil mengacungkan jari membentuk angka dua.

"Jadi dikira berpose seperti pendukung pasangan calon 02. Padahal menurut keterangan mereka adalah pendukung Jokowi," kata Lukman.

Mengacungkan pose dua jari di acara deklarasi dukung Jokowi, tiga orang diamankan polisi karena dicurigai mendukung Prabowo. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/kye/18)

Sebelumnya, capres nomor urut 01 Jokowi menghadiri acara deklarasi SMA se-Jakarta untuk pilpres 2019. Namun saat Jokowi berpidato, tiba-tiba suara para alumni dari atas tribun menjadi riuh, mereka meneriaki seseorang yang muncul sambil mengacungkan dua jari khas dukungan untuk lawan politik Jokowi, Prabowo-Sandi.

"Wuuuuu, keluar, keluar, keluar, wuuu," kata para alumni kompak meneriaki 'penyusup' itu.


Jokowi pun melongok ke arah keributan dan suara pengusiran dari para pendukungnya kepada penyusup itu. Bahkan Jokowi sempat menghentikan pidatonya beberapa saat.

Suasana Istora pun kian memanas, lantaran semua alumni dari berbagai sudut tribun langsung melihat ke arah penyusup itu berdiri.

"Ada penyusup, itu pendukung Prabowo dikirim ke sini, ngacung-ngacung dua jari," kata seorang ibu berbicara kepada temannya.

Tak berapa lama, Jokowi melanjutkan pidatonya tanpa membahas soal penyusup itu. Para alumni yang hadir kembali fokus mendengarkan pidato Jokowi. 

(ani)