Dapat Lahan di Cilangkap, DKI Segera Bangun Rumah DP Nol

CNN Indonesia | Kamis, 07/02/2019 17:57 WIB
Dapat Lahan di Cilangkap, DKI Segera Bangun Rumah DP Nol Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI) melalui PD Sarana Jaya memastikan sudah memiliki aset di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur. Aset dalam bentuk lahan ini nantinya akan dipergunakan untuk pembangunan rumah susun DP 0 persen.

"(Lahan) sudah milik Sarana Jaya di Cilangkap Raya," kata Direktur Utama PD Sarana Jaya Yoory C Pinontoan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (7/2).

Yoory menyatakan sudah ada sekitar 2,9 hektare yang dipersiapkan untuk membangun rumah berbentuk vertikal tersebut. Rencananya akan ada sekitar 900 unit yang bakal dibangun di Cilangkap Raya itu.


"Cilangkap target groundbreaking-nya tahun ini, tapi April-Mei tahun depan lah selesai (pembangunannya)," ucap dia.

Selain di Cilangkap, PD Sarana Jaya juga akan membangun hunian serupa di kawasan Pulogebang. Namun Yoory masih belum bisa memastikan detail pembangunan di Pulogebang itu.

"Mungkin selesainya setelah Lebaran sekitar September atau November tahun depan," kata dia.

Menurut Rancangan Pembangunan Jangka Pembangunan Menengah Daerah (RPJMD), Pemprov DKI bakal membangun sekitar 13.500 unit rumah vertikal hingga tahun 2022. Pembangunan ini disebut Yoorys secara bertahap.

Untuk pembangunan rumah vertikal yang awal di Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, sudah dilakukan pemasangan atap atau topping off. Dengan pembangunan ini ditargetkan pembangunan rampung sekitar Juli 2019.

"Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 51, 86 persen dan pengerjaan pembangunan sudah memasuki tahap pemasangan dinding precast (dinding beton) dan mechanical electrical serta plumbing," ucap dia.

Pembangunan hunian DP 0 persen di Cilangkap dan Pulogebang dibangun di atas luas lahan 5.686 meter persegi yang terdiri 21 lantai, 780 unit dengan 3 tipe. Yoory berharap hunian DP 0 persen bisa dibangun tepat waktu.

"Ini menjadi tugas dan tanggung jawab utama kami yang harus benar-benar dilaksanakan dengan baik untuk mensukseskan program Pemprov DKI Jakarta dalam penyediaan hunian dengan harga terjangkau bagi masyarakat DKI khususnya golongan MBR," tutur dia. (ctr/wis)