KPK soal Kasus Naik ke Penyidikan: Penganiayaan Kian Terbukti

CNN Indonesia | Kamis, 07/02/2019 15:34 WIB
KPK soal Kasus Naik ke Penyidikan: Penganiayaan Kian Terbukti Juru bicara KPK Febry Diansyah menyebut kasus penganiayaan pegawai komisi antirasuah sudah masuk tahap penyidikan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasus penganiayaan dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut telah memasuki tahap penyidikan di Polda Metro Jaya. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan tindakan penganiayaan terhadap kedua rekan kerjasanya itu pun semakin terbukti.

"Hal ini berarti, semakin terbukti adanya penganiayaan yang dilakukan terhadap pegawai KPK yang bertugas," ujar dia, dalam keterangan tertulis, Kamis (7/2).

Berdasarkan informasi dari Polda, kata Febri, peningkatan status kasus tersebut ke penyidikan dilakukan setelah bukti visum didapatkan oleh pihak Polda.


"Sebagaimana yang kami sampaikan sebelumnya bukti kuat yang dapat digunakan untuk membuktikan adanya penganiayaan adalah bukti medis berupa visum, rekam medis atau bukti sejenis, jadi, bukan berdasarkan foto atau gambar yang beredar," ujar Febri.

KPK, kata Febri, mengapresiasi cepatnya kasus ini naik ke tahap penyidikan. Hal ini mestinya dapat menepis klaim-klaim pihak tertentu yang menyangkal penganiayaan di Hotel Borobudur saat itu.

Setelah masuk ke penyidikan, kata Febri, langkah selanjutnya adalah mencari tersangka. Pihak KPK menyerahkan sepenuhnya kepada Polisi dalam hal mencari tersangka kasus ini.

Lebih lanjut, KPK juga mengimbau agar para pelaku penyerangan, pemukulan atau penganiayaan Pegawai KPK menyerahkan diri kepada polisi.

"Sikap jujur mengakui dan tidak menutup-nutupi fakta yang ada akan lebih dihargai. Para pimpinan dari pelaku penyerangan tersebut diharapkan memberikan arahan yang tepat pada bawahannya untuk patuh pada proses hukum," ujar dia.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan kepolisian masih mendalami terkait kasus dugaan penganiayaan dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sampai hari ini, total sudah lima saksi diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

"Hari ini kita sudah periksa lima orang. Tiga dari security hotel, satu resepsionis dan satu lagi operator CCTV," kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/2).

(SAH/arh)