Ridwan Kamil Galang Dana Bangun Masjid di Gaza Palestina

ANTARA, CNN Indonesia | Minggu, 27/01/2019 19:26 WIB
Ridwan Kamil Galang Dana Bangun Masjid di Gaza Palestina Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan desain masjid di Gaza. (CNN Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil yang juga seorang arsitek, mengumumkan desain masjid untuk Gaza, Palestina kepada publik, Minggu (27/1). Desain karyanya itu dititipkan ke organisasi Aman Palestin untuk kemudian dilakukan sosialisasi penggalangan dana pembangunan masjid.

"Kita ada aspirasi dari masyarakat Gaza Palestina karena masjidnya hancur akibat peperangan. Ini inisiatif Aman Palestin memberikan gagasan bagaimana kalau kita rakyat Indonesia minimal Jawa Barat, untuk melakukan 'udunan'. Bagaimana kita bisa memberikan bantuan membangun kembali masjid yang hancur itu," kata Emil di Masjid Salman ITB Bandung, Minggu.

Ridwan Kamil mengatakan desain masjid untuk Palestina dipilih sesuai permintaan warga di sana. Dari empat desain yang diperlihatkan Emil sebagai opsi, masyarakat Gaza memilih desain kubah.


"Konsepnya lima kubah utama yang menyimbolkan rukun Islam," kata pria yang akrab disapa Emil.

Adapun dinding masjid menggambarkan relief Asmaul Husna. Sementara ornamen khas Jawa Barat juga akan diadaptasi pada interior masjid.

Emil memperkirakan pembangunan masjid membutuhkan dana sekitar Rp20 miliar. Masjid akan dibangun di atas tanah seluas 1.200 meter.

"Alhamdulillah sekarang desainnya sudah selesai. Kita rilis ke publik dan akan kita mulai proses penggalangan dana. Entah kapan selesai tapi minimal kita niatkan dulu," katanya.

"Feeling saya, dana Rp20 miliar ini terkumpul dalam tiga bulan," kata Emil.

Untuk mengumpulkan dana tersebut, Emil mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Jawa Barat, agar turut berkontribusi dengan menyisihkan dana untuk pembangunan masjid dua lantai, dengan luas bangunan 1.500 meter itu.

Direktur Aman Palestin, Miftahuddin Kamil menyatakan masjid dengan desain karya Ridwan Kamil akan dibangun di atas tanah bekas Masjid Syekh Ajlin yang hancur rata akibat peperangan.

"Masjid tersebut berada di jalur Gaza atau 50 kilometer dari Kota Gaza dan berdekatan dengan Laut Mediterania," ungkapnya.
(gil)