Karier Singkat Bripda Puput Sebelum Dipersunting Ahok

CNN Indonesia | Jumat, 25/01/2019 15:34 WIB
Karier Singkat Bripda Puput Sebelum Dipersunting Ahok Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (tengah) berfoto dengan kerabatnya di Jakarta, Kamis (24/1/2019). Ahok berkumpul dengan keluarga dan kerabatnya pasca bebas dari penjara. (ANTARA FOTO/HO/Tim BTP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Brigadir Dua (Bripda) Puput Nastiti Devi menjadi sosok yang hangat diperbincangkan setelah kabar hubungan asmaranya dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Kabar hubungan keduanya muncul diperkirakan terjadi sekitar September 2018.

Kabar terkait rencana tersebut pun semakin santer terdengar jelang Ahok bebas dari penjara pada Kamis (24/1) kemarin. Lurah Pasir Gunung Selatan, Aslih Sinten mengonfirmasi bahwa orang tua Puput telah mengurus administrasi itu sepekan lalu.

Puput sendiri pun sudah terlihat mengurus sejumlah hal terkait pernikahannya. Salah satunya, mengundurkan diri dari institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Permohonan pengunduran diri Puput sudah disetujui lewat penerbitan Surat Keputusan No 26/I/2019 tertanggal 9 Januari 2019.



Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menceritakan karier Puput di Polri secara singkat. Menurut dia, Puput masuk ke Polri setelah lulus Sekolah Polisi Wanita (Sespolwan) pada 2016 silam. Setelah itu, ia menjadi bintara dengan penempatan tugas di Polda Metro Jaya.

Sekitar 2017, lanjut Dedi, Puput mengikuti ujian seleksi ADC (aide de camp) atau ajudan pribadi. Setelah dinyatakan lulus, Puput kemudian ditugaskan untuk mengawal Veronica Tan yang ketika itu masih menjadi istri Ahok.

Setelah masa jabatan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta berakhir, Puput ditarik kembali ke institusi Polri. Ia pun ditempatkan di Pelayanan Markas (Yanma) Polri dengan satuan kerja di Bauryan (Bintara Urusan Pelayanan). Posisi itu dijalani Puput hingga ia mengajukan pengunduran diri sebagai anggota Polri, 9 Januari kemarin.

"Jadi dia (Puput) itu lulusan Sespolwan 2016 dan sudah mengundurkan diri awal Januari kemarin," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/1).


Sebelumnya, kabar terkait rencana pernikahan Puput dan Ahok dibenarkan oleh pejabat pencatat administrasi. Pernikahan Ahok-Puput bakal digelar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Lurah Pasir Gunung Selatan, Depok, Aslih Sinten menyebut orang tua dari Puput telah mengurus catatan administrasi di kelurahan yang ia pimpin. Hal itu tercatat di dokumen N4 atau surat keterangan orang tua calon pengantin yang disampaikan orang tua Puput ke kelurahan.

"Di N4 kalau tidak salah menikah di atau ke Disdukcapil Menteng, Jakarta Pusat," kata Lurah Pasir Gunung Selatan Aslih Sinten saat ditemui di kantornya di Depok, Kamis (24/1).

Aslih menyebut surat itu sudah diajukan orang tua Puput pada 16 Januari 2019. Aslih menandatangani surat tersebut sehari setelahnya.

Aslih mengonfirmasi seluruh dokumen sudah memenuhi syarat, termasuk agama kedua mempelai yang sudah tak lagi berbeda. Hal ini sekaligus menjawab perbedaan agama antara Ahok yang memeluk Kristen dan Puput memeluk Islam. 

"Ya kan juga sudah bisa dilihat dari tempat nikahnya di Disdukcapil. Kalau Muslim kan di KUA," kata Aslih.

(mts/ain)