Kubu Jokowi Tak Berencana Rekrut Ahok Jadi Tim Sukses

CNN Indonesia | Jumat, 25/01/2019 15:15 WIB
Kubu Jokowi Tak Berencana Rekrut Ahok Jadi Tim Sukses Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Eva Kusuma Sundari menegaskan pihaknya tak ingin memanfaatkan Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk kepentingan politik Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf belum berencana merekrut Ahok sebagai tim sukses. Hal itu dikatakan Eva untuk menyikapi kemungkinan bergabungnya Ahok dalam TKN setelah keluar dari penjara.

Meski begitu, ia menyatakan TKN akan membuka pintu bagi Ahok jika ingin bergabung sebagai tim sukses Jokowi-Ma'ruf.


"Enggak ada rencana [ajak Ahok sebagai Timses], kecuali dia yang mau. Kalau kita enggak ada rencana strategis untuk ajak Ahok," kata Eva saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (25/1)
Menurut Eva Ahok memiliki hak untuk memilih pilihan politiknya usai bebas dari penjara.

"Kami tak akan ganggu, tapi itu haknya ya kalau Pak Ahok ingin berpolitik. Tapi kemudian kita tak ingin kapitalisasi Pak Ahok untuk tujuan politik di TKN Jokowi gitu," kata Eva.

Kubu Jokowi, kata Eva, membiarkan Ahok untuk menikmati masa kebebasan bersama keluarganya terlebih dulu.

"Apapun keputusannya akan kita dukung," kata dia.

Ahok keluar dari Rutan Mako Brimob, Kamis (24/1) pagi setelah menjalani masa hukuman perkara penistaan agama selama dua tahun dipotong remisi tiga bulan 15 hari.

Hingga saat ini, Ahok belum memberikan komentar kepada media. Sejumlah rekan Ahok, seperti Djarot Saiful Hidayat mengatakan Ahok akan berlibur ke luar negeri usai mengirup udara bebas.
(rzr/ugo)