Beda Data Utang dengan Prabowo, Sandi Singgung Perbedaan Kurs

tim, CNN Indonesia | Kamis, 03/01/2019 19:39 WIB
Beda Data Utang dengan Prabowo, Sandi Singgung Perbedaan Kurs Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) beda data soal angka utang yang ditanggung per anak Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku perbedaan data jumlah utang yang ditanggung setiap anak Indonesia antara dirinya dengan pasangannya, Prabowo Subianto, hanya soal kurs.

Yang jelas, kata dia, berapa pun jumlahnya Indonesia memang memiliki masalah utang yang cukup besar.

"Itu tergantung kursnya, nanti dihitung saja sendiri waktu dia [Prabowo] menyebutnya berapa," kata Sandi di Gedung Dewan Dakwah, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/1) malam.


Sebelumnya, Sandi menyebut saat ini setiap anak Indonesia telah menanggung utang sebanyak Rp13 juta. Hal tersebut disampaikan Sandi saat melakukan kampanye di Pantai Mutiara, Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Sandi, yang saat itu melihat seorang ibu menggendong balita bernama Ifa, mengaku berharap Ifa dan balita lainnya tak menanggung beban utang pemerintah saat ini.

"Karena Indonesia banyak berutang, Ifa sekarang sudah berutang tiga belas juta rupiah. Jadi 2019 kita akan cicil hutangnya, agar Ifa bahagia dan tidak punya utang lagi," kata Sandi dalam keterangan tertulis Tim Media Center Prabowo-Sandi, Selasa (25/12).

Beda Data Utang Per Anak dengan Prabowo, Sandi Singgung KursFoto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi
Sementara Prabowo saat berpidato di acara Konfernas Partai Gerindra, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (17/12), menyebut bahwa anak yang baru lahir telah menanggung utang Rp9 juta, atau selisih Rp4 juta atau 44 persen lebih rendah dari perhitungan Sandi.

"Kita semua punya utang. Bahkan anakmu baru lahir, punya utang. Utangnya kurang lebih, 600 dolar. Jadi iya, utang kamu itu 600 dolar. Kurang lebih 600 dolar itu, berapa ya? Ya sekitar sembilan juta. Anakmu baru lahir, utang sudah sembilan juta," kata dia.

Terkait perbedaan utang itu, CNNIndonesia.com melakukan perhitungan berdasarkan nilai kurs saat Sandi dan Prabowo bicara soal utang.

Saat Prabowo bicara utang 17 Desember lalu, berdasarkan data Bloomberg kurs rupiah terhadap dolar Amerika mencapai Rp14.520; Sementara pada 26 Desember atau sehari setelah Sandi bicara utang, nilai kurs rupiah terhadap dolar Amerika sebesar Rp 14.557.

Dalam kasus Sandi, CNNIndonesia.com melakukan perhitungan pada 26 Desember karena perdagangan libur pada 25 Desember. Dari perbedaan nilai itu, selisih kursnya hanya Rp37 atau hanya 0,25 persen.

Sandi melanjutkan meski berbeda jumlah data utang karena perbedaan kurs, antara dirinya dan Prabowo sama-sama menyampaikan pesan bahwa Indonesia memiliki permasalahan yang sama, yakni utang.

"Tapi intinya bahwa kita punya masalah utang sudah di atas Rp5 ribu trilun dan itu kita warisi kepada anak cucu kita," kata Sandi.

Lebih lanjut kata Sandi, pihaknya pun terus berkomitmen untuk mengurangi utang-utang Indonesia yang kini semakin menumpuk.

Beda Data Utang Per Anak dengan Prabowo, Sandi Singgung KursFoto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi
Hal itu akan dilakukan bila dipercaya dan terpilih menjadi presiden dan wakil presiden pada April nanti. Salah satu cara yang ditempuh adalah menahan impor yang kerap kali dilakukan pemerintahan saat ini.

"Prabowo-Sandi ingin mengubah tren itu. Kita ingin pengelolaan yang lebih disiplin dari keuangan kita, kita ingin kuatkan ekspor kita, kita tingkatkan penerimaan kita, kita kurangi pengeluaran kita, kita kurangi impor kita sehingga kita punya dana lebih mulai mencicil utang," kata Sandi. (tst/arh)