Diperiksa Soal Rocky Gerung, Abu Janda Bawa Salinan Kamus

CTR, CNN Indonesia | Kamis, 19/04/2018 17:32 WIB
Diperiksa Soal Rocky Gerung, Abu Janda Bawa Salinan Kamus Permadi Arya alias Abu Janda mengatakan Rocky Gerung tidak bisa berkelit soal makna kitab yang ada dalam KBBI. (CNN Indonesia/LB Ciputri Hutabarat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Permadi Arya alias Abu Janda yang menyatakan diri sebagai Ketua Cyber Indonesia mendatangi Polda Metro Jaya, buat melaporkan ahli filsafat Rocky Gerung soal pernyataan 'kitab suci adalah fiksi'. Selain bukti rekaman, dia juga membawa hasil cetakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring terkait arti dari kata-kata Rocky yang dipermasalahkan.

"Iya ini ada bawa. Contoh argumentasi pembuktian aspek hukum formalnya bahwa ini yang kita laporkan tak bisa bermain kata atau tafsir. Kami sudah siapkan bukti pas lagi laporan kita suruh disiapkan. Ini adalah bukti channel resmi tvOne di Youtube," kata Permadi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/4).

Permadi tiba pukul 13.35 WIB untuk memenuhi panggilan sebagai pelapor.



"Hari ini saya diperiksa, Bang Jack Lapian saksi pertama, Ferdian saksi kedua berhalangan hadir. Jadi saya lanjut dulu diperiksa mungkin bang Jack nyusul besok," kata Permadi.

Pernyataan Rocky dalam sebuah acara di televisi menyebut kitab suci sebagai fiksi memang berbuntut panjang. Dalam penjelasan selanjutnya, ia mengaku ingin meluruskan makna fiksi yang dinilai bergeser akibat ulah politisi. Rocky pun meminta makna fiksi dibedakan dengan fiktif.

Rocky dilaporkan dengan Pasal 28 Ayat 2 Juncto Pasal 45A Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.


Menurut Permadi, arti kitab dalam KBBI adalah kitab oleh semua agama. Sehingga, menurutnya Rocky tak bisa berkelit karena alasan tidak merujuk kepada agama manapun dalam pernyataannya.

"Karena dia menggunakan Bahasa Indonesia. Lain cerita kalau dia ngomong pakai Bahasa Perancis," ujar Permadi. (ayp)