Marawis Ramaikan Perayaan Natal Korpri Kemendagri

Bimo Wiwoho , CNN Indonesia | Sabtu, 13/01/2018 02:00 WIB
Marawis Ramaikan Perayaan Natal Korpri Kemendagri Ilustrasi natal. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada pemandangan unik dalam acara perayaan natal yang diadakan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kementerian Dalam Negeri.

Acara yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan sejumlah pegawai Korpri dan BNPP tersebut digelar di kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat malam, (12/1).

Hal yang tak biasa adalah tampilnya kelompok musik marawis Gerakan Pemuda Anshor Jakarta Timur.

Belasan anggota kelompok marawis tersebut mengenakan seragam berwarna ungu. Sementara dua orang lainnya mengenakan jaket loreng khas Anshor.

“Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh,” ucap seorang anggota kelompok membuka penampilan dari atas panggung.
Kelompok itu membawakan musik bernuansa Arab kurang lebih selama 20 menit di atas panggung. Bunyi tepukan alat musik perkusi bertalu-talu mengiringi nyanyian berbahasa Arab.

Gemanya menyelimuti ruangan yang telah didekorasi dengan atribut natal.

Para undangan yang hadir mendengarkan dengan khidmat. Tepuk tangan lalu mereka berikan usai kelompok marawis tersebut selesai menyajikan musik bernuansa Arab.

“Bagus. Enak nikmatinnya. Musiknya enak. Mainnya rapi,” ucap salah seorang undangan yang hadir, Rani (33).
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo lalu mengatakan bahwa dirinya menaruh perhatian besar dalam menjaga kerukunan di tengah keragaman masyarakat Indonesia. Baik itu suku, etnis, budaya, dan agama.

Dia mengutarakan hal tersebut saat memberikan sambutan.

“Keberagaman harus kita lihat sebagai sebuah keniscayaan dan anugerah bagi Bangsa Indonesia,” ucap Tjahjo.

Dia lalu mengingatkan kepada para pegawai Korpri dan BNPP agar tidak menurunkan semangat dalam membangun kebersamaan dan persatuan meski ada banyak tantangan lain yang dihadapi.
Kerukunan dan kedamaian yang telah terajut mesti terus dipertahankan. Para pegawai Kemendagri khususnya Korpri dan BNPP, lanjut Tjahjo, harus memegang teguh semboyan bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

“Para karyawan jangan sampai terkotak-kotak oleh perbedaan agama mau pun ikatan primordial lainnya, melainkan harus memperkokoh persatuan dan kesatuan berdasarkan nilai-nilai berbangsa dan bernegara kita,” ujar Tjahjo.

(aal)