Belum Ada Keputusan, Prabowo Bawa Sandi Uno ke Rumahnya

Lalu Rahadian & Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Kamis, 22/09/2016 20:30 WIB
Belum Ada Keputusan, Prabowo Bawa Sandi Uno ke Rumahnya Partai Gerindra dan PKS belum memutuskan bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung di Pilkada DKI Jakarta 2017. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera masih belum memutuskan bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Saat ini, kedua partai masih mengadakan pertemuan di kediaman pribadi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Berdasarkan pantauan, Prabowo sempat meninggalkan kediamannya sebelum petang di tengah pertemuan kedua partai tersebut yang dihadiri Presiden PKS Sohibul Iman dan Wakil Ketua Dewan Syuro Hidayat Nurwahid.


Namun, dengan mengenakan safari cokelat, Prabowo kembali datang kediamannya bersama bakal calon gubernur Sandiaga Uno yang mengenakan safari putih, sekira pukul 19.30.

Prabowo menuturkan hingga kini Gerindra dan PKS masih melihat perkembangan terhadap nama-nama calon yang ada. "Kami mengikuti perkembangan, kami akan mengambil keputusan sebaik-baiknya," kata Prabowo di Jakarta, Kamis (22/9).

Prabowo juga belum dapat memastikan keputusan terkait bakal pasangan calon yang akan diusung. Prabowo terus berkata masih melihat perkembangan yang ada.

Hingga kini, poros empat partai yakni Partai Demokrat, PAN, PKB dan PPP yang tengah mengadakan rapat di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, juga belum mengumumkan bakal pasangan calon yang akan diusung.

Berdasarkan informasi yang diterima CNNIndonesia.com, Prabowo sempat menemui petinggi partai yang tergabung dalam 'poros Cikeas' sebelum membawa Sandiaga ke kediamannya. Pertemuan itu disebut membicarakan bakal pasangan calon yang akan diusung dari kedua belah pihak.

Sebelumnya, Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy juga mengaku sempat bertemu Prabowo sebelum bertolak ke Cikeas. Romy bertemu Prabowo bersama Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani.

[Gambas:Video CNN] (asa)