Dua Helikopter Tabrakan sebelum Mendarat di Gunung Everest

CNN Indonesia
Selasa, 03 Nov 2026 15:27 WIB
ilustrasi Helikopter Jatuh
Ilustrasi. Dua helikopter jatuh bertabrakan di Gunung Everest. Foto: iStockphoto/MMADIA
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua helikopter bertabrakan dan jatuh ketika mencoba mendarat di kaki Gunung Everest pada Selasa (3/11). Seorang warga negara India tewas dalam insiden tersebut.

Penanggung jawab Kepolisian Distrik Solukhumbu, Nabin Raja Budhathoki, mengatakan helikopter tersebut saling bertabrakan saat keduanya mendarat di lokasi bersalju di Distrik Solukhumbu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satu orang asing tewas di tempat, dan seorang lagi yang terluka telah dibawa ke rumah sakit," kata Nabin Raja, seperti dikutip AFP.

Selain satu WN India yang tewas, satu warga negara Selandia Baru terluka dalam insiden tersebut.

Kepala Distrik Solukhumbu, Kaman Singh Thapa Magar, mengatakan peristiwa itu terjadi di kawasan base camp Gunung Everest. Helikopter itu dioperasikan oleh dua perusahaan swasta, Fishtail Air dan Dynasty Air.

Dilansir Reuters, Fishtail Air mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa helikopternya membawa penumpang yang diselamatkan dari wilayah Everest, sebelum jatuh saat mendarat.

Menurut keterangan pihak berwenang, WN India dan Selandia Baru dalam helikopter itu adalah turis. Sementara pejabat Dynasty Air mengatakan helikopternya membawa muatan kargo.

Kecelakaan ini terjadi di puncak musim trekking di Nepal. Helikopter biasanya mengangkut pendaki di wilayah tersebut.

(dna)
LIHAT SELENGKAPNYA