Politikus Demokrat Dukung Kandidat Republik, Pemilihan Senat AS Sengit

CNN Indonesia
Senin, 02 Nov 2026 11:50 WIB
Persaingan pemilihan senator AS di Michigan semakin sengit setelah anggota DPR dari Partai Demokrat mendukung calon dari Partai Republik, Mike Rogers.
Persaingan pemilihan senator AS di Michigan semakin sengit setelah anggota DPR dari Partai Demokrat mendukung calon dari Partai Republik, Mike Rogers. (REUTERS/Mike Rogers for Senate)
Jakarta, CNN Indonesia --

Persaingan pemilihan senator Amerika Serikat di Michigan semakin sengit setelah anggota DPR dari Partai Demokrat, Haley Stevens, secara mengejutkan menyatakan dukungan kepada calon dari Partai Republik, Mike Rogers.

Keputusan tersebut menjadi sorotan karena Stevens merupakan pendukung calon Partai Demokrat, Abdul El Sayed, sebelum keduanya terlibat perselisihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Stevens mengumumkan dukungannya kepada Rogers saat menghadiri kebaktian gereja di Perfecting Church, Detroit, pada Minggu (1/11).

Ia tampil bersama Rogers dalam acara tersebut setelah beberapa hari terlibat perselisihan dengan El Sayed.

"Seperti yang mungkin telah Anda lihat, calon Demokrat kami untuk Senat AS, Abdul, mengatakan bahwa saya tidak lagi diterima dalam kampanyenya dan bahwa saya harus menjauh. Dan dia benar, dan itulah mengapa saya mendukung Mike Rogers untuk Senat Amerika Serikat hari ini," kata Stevens.

Stevens merupakan politikus Partai Demokrat berhaluan moderat yang sebelumnya kalah dari El Sayed dalam pemilihan pendahuluan partai tersebut untuk menentukan kandidat senator Michigan.

Di hadapan wartawan di luar gereja, Stevens mengatakan dirinya tidak bisa menerima kebencian. Ia juga menegaskan bahwa dukungannya kepada Rogers bukan berarti dirinya sepenuhnya meninggalkan Partai Demokrat.

[Gambas:Video CNN]

"Kita tidak bisa mentolerir kebencian," ujar Stevens.

Ia mengaku belum memberikan suara dalam pemilihan senator tersebut. Namun, Stevens memperkirakan sekitar 90 persen pilihannya tetap akan diberikan kepada kandidat Partai Demokrat.

Stevens juga berulang kali menyatakan bahwa El Sayed tidak lagi menginginkannya terlibat dalam kampanye. Padahal, sebelumnya ia telah menyatakan dukungan kepada calon dari Partai Demokrat tersebut.

Ketika ditanya mengenai keputusannya mendukung Rogers di tengah berbagai serangan Partai Republik terhadap keyakinan El Sayed sebagai seorang Muslim, Stevens membantah bahwa langkahnya berkaitan dengan sentimen anti-Muslim.

Setelah Stevens dan Rogers mengakhiri sesi tanya jawab dengan wartawan, seseorang dari kerumunan meneriakkan, "Haley adalah pengkhianat."

Sementara itu, El Sayed cenderung tidak memperpanjang polemik mengenai dukungan Stevens kepada Rogers.

"Pada akhirnya, saya sebenarnya tidak memikirkan Haley Stevens," kata El Sayed, dikutip dari CNN.

El Sayed menambahkan bahwa ia tetap berfokus pada berbagai persoalan yang dihadapi warga Michigan.

Di sisi lain, Rogers disebut lebih dahulu menghubungi Stevens sebelum keduanya tampil bersama di gereja.

Menurut seorang pejabat Partai Republik yang dekat dengan kampanye Rogers, komunikasi tersebut berlangsung setelah CNN dan sejumlah media lain memberitakan bahwa tim kampanye El Sayed meminta Stevens menjauh dari berbagai kegiatan kampanye.

Kepala staf dan direktur komunikasinya mengundurkan diri setelah pengumuman dukungan kepada Rogers.

Sejumlah staf, penasihat politik eksternal, dan rekan lama Stevens di Partai Demokrat disebut terkejut dengan keputusannya.

Seorang sumber yang mengaku berbicara dengan Stevens setiap hari sepanjang pekan ini bahkan menyebut tindakannya sebagai "pengkhianatan yang sepenuhnya memalukan".

Di tengah perselisihan tersebut, sejumlah tokoh penting Partai Demokrat justru kembali menegaskan dukungan mereka kepada El Sayed. Pemimpin Minoritas Senat AS Chuck Schumer dan Pemimpin Minoritas DPR AS Hakeem Jeffries tetap memberikan dukungan terhadap terhadap El Sayed.

Dukungan juga datang dari jajaran pimpinan Partai Demokrat di tingkat negara bagian maupun nasional.



(mge/bac)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA