Pendaki Tewas Jatuh 1.500 Meter dari Pegunungan Himalaya

CNN Indonesia
Jumat, 30 Okt 2026 11:05 WIB
Seorang pendaki asal Jerman tewas terjatuh dari ketinggian lebih dari 1.500 meter saat menuruni Gunung Ama Dablam di Pegunungan Himalaya, Nepal.
Seorang pendaki asal Jerman tewas terjatuh dari ketinggian lebih dari 1.500 meter saat menuruni Gunung Ama Dablam di Pegunungan Himalaya, Nepal. (Istockphoto/Sansubba)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pendaki asal Jerman tewas setelah terjatuh dari ketinggian lebih dari 1.500 meter saat menuruni Gunung Ama Dablam di Pegunungan Himalaya, Nepal.

Jenazah Wolfgang Waschiczek, 57 tahun, ditemukan tim pencarian dan penyelamatan pada Senin (26/10), sehari setelah ia berhasil mencapai puncak gunung setinggi 6.814 meter tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala perusahaan penyedia logistik lokal Real Himalaya Pvt Ltd, Gokul Thapa, mengatakan tim penyelamat menemukan jenazah Waschiczek di ketinggian sekitar 4.500 meter di atas permukaan laut.

"Jenazahnya ditemukan oleh tim pencari hari ini juga," kata Thapa kepada Reuters dari Lukla, pintu masuk menuju kawasan pegunungan Himalaya, seperti dikutip dari The Independent.

Thapa mengatakan Waschiczek terakhir kali terlihat di Camp III, salah satu pos perkemahan di Gunung Ama Dablam. Lokasi penemuan jenazahnya berada sekitar 1.700 meter lebih rendah dari puncak yang telah dicapainya.

Direktur pelaksana perusahaan trekking Snowy Horizon, Bodhraj Bhandari, mengatakan Waschiczek mendaki Ama Dablam bersama pemandunya, Sonam Lama. Keduanya berhasil mencapai puncak pada Minggu (25/10), kemudian turun dan kembali ke Camp III pada malam hari.

Bhandari mengatakan Waschiczek dan Lama memutuskan bermalam di Camp III setelah meminjam kantong tidur dan sejumlah perlengkapan dari pendaki lain.

[Gambas:Video CNN]

"Keduanya memutuskan untuk bermalam di Camp III setelah meminjam kantong tidur dan perlengkapan lainnya dari pendaki lain," kata Bhandari.

Pada Senin (26/10) pagi, Lama meminta Waschiczek menunggu di lokasi yang telah disepakati sambil membawa perlengkapan keselamatannya. Lama kemudian pergi untuk mengembalikan kantong tidur kepada pemiliknya.

Namun, ketika kembali kurang dari lima menit kemudian, Lama tidak menemukan Waschiczek di tempat tersebut.

"Ketika Lama kembali kurang dari lima menit kemudian, Wolfgang tidak berada di tempat di mana dia diminta untuk menunggu dengan perlengkapan keselamatannya," ujar Bhandari.

Waschiczek dilaporkan kehilangan kontak dengan pemandunya sekitar pukul 08.00 waktu setempat pada Senin (26/10), ketika keduanya bersiap melanjutkan perjalanan turun dari gunung.

Tim penyelamat kemudian dikerahkan bersama sebuah helikopter untuk mencari pendaki asal Jerman tersebut. Waschiczek tidak mengenakan crampon, yaitu perangkat berduri yang dipasang pada sepatu untuk membantu pendaki mencengkeram permukaan es dan salju.

Tim pencarian akhirnya menemukan jenazah Waschiczek hampir dua kilometer di bawah lokasi perkemahan.

Jenazahnya telah dievakuasi dari gunung dan akan dibawa menggunakan helikopter ke rumah sakit di Kathmandu untuk menjalani pemeriksaan post-mortem.

Kematian Waschiczek menjadi korban jiwa pertama di Gunung Ama Dablam pada musim pendakian kali ini. Gunung tersebut merupakan salah satu tujuan populer bagi pendaki di Distrik Solukhumbu, Nepal, yang juga menjadi lokasi Gunung Everest, puncak tertinggi di dunia.

Lebih dari 300 pendaki telah memperoleh izin untuk mendaki Ama Dablam selama musim pendakian musim gugur yang berlangsung pada September hingga November.

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah dua pendaki asal Jepang meninggal di puncak gunung lain di Nepal bagian barat. Keduanya sebelumnya dilaporkan hilang setelah hujan salju lebat melanda kawasan tersebut.

Longsoran salju jenis slab avalanche, yakni longsoran berupa lapisan salju yang bergerak sebagai satu kesatuan, diduga menyapu kedua pendaki tersebut hingga tewas.

Sementara itu, pada awal tahun ini, 10 pendaki, termasuk seorang pendaki terkenal berkewarganegaraan Nepal-Inggris, meninggal dunia di sebuah gunung di Pakistan.

(mge/bac)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA