Ratu Suthida dari Thailand menerbangkan pesawatnya sendiri dalam kunjungannya ke Jepang selama delapan hari.
Menurut laporan media Thailand, ratu berusia 48 tahun itu berada di Jepang untuk menjalankan sejumlah agenda dalam kapasitasnya sebagai Duta Global Federasi Hoki Es Internasional (IIHF).
Dikutip The Star, sang ratu juga menerbangkan pesawatnya beserta rombongan saat menuju Jepang pada 14 Oktober lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setibanya di Jepang, para petugas bandara dilaporkan terkejut melihatnya keluar dari kokpit. Ia kemudian juga mengemudikan sendiri kendaraan menuju hotelnya di Sapporo.
Selama berada di Sapporo, Hokkaido, Ratu Suthida menghadiri berbagai acara untuk mempromosikan olahraga hoki es putri, bertemu dengan para atlet, serta menyerahkan penghargaan dalam Kejuaraan Asia Hoki Es Putri IIHF 2027.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatannya, Ratu Suthida bersama rombongannya pulang melalui bandarai Hokkaido pada Kamis (22/10). Di sana, ia terlihat menyetir sendiri pesawat Boeing 737 kerajaan yang akan ia bawa pulang ke Bangkok.
Bertindak sebagai pilot, ia menerbangkan pesawat tersebut dalam perjalanan selama delapan jam menuju Bangkok dan mendarat di Bandara Militer Don Mueang.
Sebelum bergabung dengan keluarga kerajaan Thailand, Ratu Suthida bekerja sebagai pramugari di Thai Airways.
Ia memiliki lisensi pilot transportasi udara (Airline Transport Pilot Licence/ATPL) dan telah mencatatkan lebih dari 1.180 jam terbang.
Pada awal Oktober, ia juga menyelesaikan penerbangan pelatihan dengan menggunakan jet tempur JAS 39C Gripen milik Angkatan Udara Kerajaan Thailand.
(rds)
