Pria Muslim Selamatkan 19 Siswa SMP di AS, Tiru Serial Grey's Anatomy

CNN Indonesia
Jumat, 23 Okt 2026 08:50 WIB
Ilustrasi sopir bus
Seorang pria Muslim berdarah Somalia, Ebro Ahmed, menyelamatkan nyawa 19 siswa SMP setelah menghentikan bus sekolah yang melaju tak terkendali di Minnesota, AS. Ilustrasi.(Foto: iStock/Igor Vershinsky)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pria Muslim berdarah Somalia, Ebro Ahmed, berhasil menyelamatkan nyawa 19 siswa SMP setelah menghentikan bus sekolah yang melaju tak terkendali di St. Paul, Minnesota, Amerika Serikat.

Dikutip dari CBS News, momen itu terjadi pada Senin (19/10) siang waktu setempat. Semua bermula ketika Ebro Ahmed sedang berjalan ke tempat kerjanya, tidak jauh dari lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ebro Ahmed (27 tahun) menyadari hal yang tidak wajar ketika melihat bus SMP Battle Creek meluncur maju di jalan dengan kecepatan sekitar 16 km/jam, pintu terbuka lebar, dan lampu peringatan berkedip. Padahal lampu bus sekolah biasanya hanya menyala saat kendaraan berhenti sepenuhnya.

"Saat bus itu melintas di hadapan saya, saya sangat terkejut. Saya bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi?" ujar Ahmed.

Berdasarkan rekaman kamera CCTV, Ahmed segera berlari dan melompat ke atas bus yang masih bergerak. Ia mendapati pengemudi sedang mengalami gangguan kesehatan.

Tanpa pengalaman menyetir bus, Ahmed berusaha memindahkan tuas persneling ke posisi parkir, namun sempat salah memindahkannya ke gigi mundur sehingga bus bergerak ke arah belakang.

"Saya melihat sopir bus mengalami gangguan medis. Saya berusaha memasukkan gigi parkir. Tapi, saya mendengar bunyi peringatan dan kami bergerak mundur. Lalu saya sadar itu tidak benar, segera pindahkan ke posisi netral dan tarik rem tangan," ucap Ahmed, yang bekerja di toko milik keluarganya.

Saat itu, terdapat 19 siswa di dalam bus. Tidak ada satu pun yang terluka. Para siswa tampak ketakutan dan bersiap menghubungi pihak berwenang.

Setelah keadaan terkendali, pengemudi mulai sadar kembali, namun masih belum pulih sepenuhnya. Pihak sekolah belum memberikan keterangan mengenai kondisi kesehatan pengemudi.

"Ketika saya melihat ke belakang, saya melihat anak-anak sedikit ketakutan, menangis sambil memegang telepon dan bersiap menghubungi polisi," ucap Ahmed.

Ahmed tidak memiliki latar belakang medis maupun pengalaman menyetir bus. Ia menyebut sikap tenang yang ditampilkan para tokoh dokter dalam film serial Grey's Anatomy menjadi inspirasinya.

"Saya tahu itu hanya akting, tapi di sana [Grey's Anatomy] para dokter tidak pernah panik. Itulah yang membuat saya tahu saya harus tenang dan berpikir jernih," ujar Ahmed.

Ketika disebut sebagai pahlawan, Ahmed berkata: "Siapa pun yang berada di posisi saya pasti akan melakukan hal yang sama. Jika saya membiarkan bus terus berjalan, berarti saya bukan manusia."

(har)
placeholder