Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal di Madinah, Houthi Buka Suara

CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 19:16 WIB
Pasukan Koalisi Arab Saudi mengeklaim telah mencegat rudal jelajah di wilayah Madinah pada Kamis (15/10).
Pasukan Koalisi Arab Saudi mengeklaim telah mencegat rudal jelajah di wilayah Madinah pada Kamis (15/10). (REUTERS/HOUTHI MEDIA CENTRE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasukan Koalisi Arab Saudi mengeklaim telah mencegat rudal jelajah di wilayah Madinah pada Kamis (15/10).

Juru bicara Koalisi Saudi Mayor Jenderal Turki Al Maliki menyampaikan pertanyaan tersebut di X. Namun, dia tak menyebut siapa yang meluncurkan misil itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pencegatan dan penghancuran rudal jelajah di wilayah Madinah," kata Al Maliki, dikutip Channel News Asia.

Sementara itu, juru bicara Houthi Yahya Saree membantah milisi melakukan serangan ke Saudi hari ini.

"Angkatan Bersenjata menegaskan mereka tak melakukan operasi penargetan apapun ke wilayah Arab Saudi hari ini," kata Saree di X.

[Gambas:Video CNN]

Dia lalu berujar, "Dan apapun yang diklaim musuh Saudi mengenai penargetan ke arah Kota Madinah kebohongan besar."

Sebelumnya, Saree sempat mewanti-wanti Houthi tak akan menyerang wilayah Mekkah dan Madinah.

"Kami ulangi peringatan kami ke seluruh maskapai penerbangan dunia, pegawai, serta penumpang dari seluruh dunia tentang bahaya mengoperasikan penerbangan ke bandara-bandara Saudi," kata Saree.

"Karena bandara-bandara itu tak aman kecuali bandara-bandara dan wilayah udara kawasan suci di Mekkah Al Mukaramah dan Madinah Al Munawwarah," imbuh dia.

Saree juga meminta semua pihak menanggapi peringatan dengan serius.

Dalam beberapa hari terakhir, Houthi menggempur sejumlah wilayah Saudi termasuk bandara internasional. Imbas serangan ini, 13 orang tewas dan ratusan orang terluka.

Rentetan serangan itu memicu kecaman dari komunitas dan organisasi internasional. Mereka meminta semua pihak menahan diri dan mengedepankan dialog.

(isa/bac)
placeholder