Air India Kirim Kode Pembajakan, Ada Apa?

CNN Indonesia
Rabu, 14 Okt 2026 19:04 WIB
Maskapai Air India rute Frankfurt, Jerman ke New Delhi, India menjadi sorotan usai mengirim kode pembajakan 7500 pada Rabu (14/10).
Maskapai Air India rute Frankfurt, Jerman ke New Delhi, India menjadi sorotan usai mengirim kode pembajakan 7500 pada Rabu (14/10). (Kentaro Iemoto via Wikimedia (CC-BY-SA-2.0)
Jakarta, CNN Indonesia --

Maskapai Air India rute Frankfurt, Jerman ke New Delhi, India menjadi sorotan usai mengirim kode pembajakan 7500 pada Rabu (14/10).

Pesawat Boeing 787-9 itu mengirim kode 7500 yang berarti terdapat pembajakan atau tindakan ilegal yang diterima sistem pengontrol lalu lintas udara (ATC) Mumbai. Pesawat lalu dialihkan ke Jaipur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penerbangan Air India AI2030 yang terbang dari Frankfurt ke Delhi pada 14 Oktober dialihkan ke Jaipur menyusul kekhawatiran keamanan yang dirasakan. Pesawat mendarat dengan aman di Jaipur," demikian pernyataan Air India, dikutip Times of India.

Mereka lalu berujar, "Badan keamanan terkait sudah melakukan pemeriksaan yang diperlukan dan menyatakan pesawat dan awak aman."

Saat pemeriksaan, semua penumpang dan awak turun. Setelah rampung, mereka kembali naik pesawat dan penerbangan berlanjut ke Delhi dalam waktu relatif singkat.

Dalam penyelidikan tersebut juga tak ditemukan apapun, semuanya berjalan normal.

[Gambas:Video CNN]

Salah satu petugas mengatakan setelah ATC Mumbai menerima sinyal pesawat dengan kode 7500, mereka berkomunikasi dengan para pilot yang melaporkan semua operasi penerbangan berjalan normal.

Kini, kemunculan kode tersebut saat pesawat tengah terbang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Salah satu pilot senior mengatakan ada kemungkinan kode tersebut dikirim secara sengat mengingat pemencetan tombol dilakukan secara langsung.

"Setiap digit harus dimasukkan secara fisik. Tak ada tombol yang bisa ditekan secara tak sengaja. Jadi, dari sisi pilot atau pesawat kemungkinan terjadinya kesalahan sangat kecil," kata dia.

Sementara itu, pengontrol lalu lintas udara senior mengatakan ATC Mumbai punya sistem baru dan menyebut "tak mungkin" insiden ini kasus perangkat lunak.

"Ketika seorang pilot mengirimkan kode 7600 (pembajakan), maka warna titik pesawat di layar radar berubah jadi merah dan alarm berbunyi," kata dia.

Dalam kode angka, ada perbedaan tipis untuk pembajakan dan kegagalan komunikasi. Pembajakan menggunakan kode 7500, 7600 untuk keadaan darurat, dan 7700 kegagalan komunikasi.

(isa/bac)
placeholder