Penikaman di Supermarket Korsel, 1 Orang Henti Jantung-Beberapa Luka

CNN Indonesia
Selasa, 13 Okt 2026 20:15 WIB
Rescue workers treat victims at the scene after a stabbing incident at a supermarket in Incheon on October 13, 2026. One person was in cardiac arrest and several others wounded in a stabbing incident on October 13, at a supermarket in South Korea's c
Satu orang mengalami henti jantung (cardiac arrest) dan beberapa lainnya terluka imbas penikaman di sebuah supermarket di Kota Incheon, Korea Selatan. (Foto: AFP/-)
Jakarta, CNN Indonesia --

Satu orang mengalami henti jantung (cardiac arrest) dan beberapa lainnya terluka imbas penikaman di sebuah supermarket di Kota Incheon, Korea Selatan, pada Selasa (13/10).

"Satu orang mengalami henti jantung dan sekitar tujuh orang lainnya terluka," kata seorang pejabat dari Markas Besar Pusat Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Korea Selatan seperti dikutip AFP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Media setempat melaporkan bahwa seorang pria yang diduga sebagai pelaku telah ditangkap.

Korea Selatan secara umum dianggap sebagai negara yang aman.

Berdasarkan statistik resmi, angka pembunuhan di negara tersebut pada 2021 tercatat sebesar 1,3 kasus per 100.000 penduduk, jauh di bawah rata-rata global yang mencapai sekitar enam kasus per 100.000 penduduk.

Meski demikian, dalam beberapa tahun terakhir, Korea Selatan mengalami sejumlah serangan penikaman.

Pada Mei 2025, seorang pria menikam tiga petugas polisi. Sementara itu, pada September tahun yang sama, tiga orang tewas ditikam di sebuah restoran piza di Seoul.

(rds)
placeholder