Penyebab Pekerja Lab di Rusia Tewas Misterius

CNN Indonesia
Selasa, 06 Okt 2026 08:56 WIB
Close up Glassware with red liquid inside with test tubes and microscope in laboratory. Chemical pharmacy lab concept
Ilustrasi. Foto: iStockphoto/MR-MENG
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang staf di lembaga penelitian wabah Rusia meninggal dunia usai terjangkit infeksi misterius.

Rospotrebnadzor, selaku badan yang menangani penyakit menular, menyatakan staf perempuan berusia 28 tahun tersebut tewas setelah didiagnosis menderita pneumonia yang penyebabnya "tidak diketahui".

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Situasi sanitasi dan epidemiologi di wilayah Irkutsk dan Shelekhov stabil," demikian pernyataan Rospotrebnadzor, seperti dikutip CNN.

Media pemerintah Rusia TASS melaporkan insiden itu terjadi di Institut Penelitian Anti-Wabah di Shelekhov, dekat Irkutsk.

Setidaknya satu fasilitas rumah sakit saat ini dikarantina menyusul insiden tersebut. Fasilitas ini tempat yang bersangkutan dirawat sebelum meninggal. Selain itu, nyaris 200 orang yang berkontak dekat dengannya juga dilaporkan di bawah pengawasan medis.

Kepala Rospotrebnadzor, Gennady Onishchenko, mengatakan infeksi di Irkutsk kemungkinan besar bukan wabah pes. Jika pun benar, ia menegaskan tak ada potensi penyebaran penyakit tersebut.

Onishchenko mencatat bahwa cuaca dingin di kawasan kemungkinan akan mencegah penularan penyakit.

Pneumonia adalah salah satu dari tiga jenis wabah yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis. Dua jenis lainnya biasanya menyebar melalui kontak dengan kutu, hewan, atau jaringan yang terinfeksi.

Wabah yang menyerang paru-paru ini dapat dengan mudah menular dari orang ke orang melalui partikel pernapasan.

Pasien dengan penyakit ini mengalami gejala demam, sakit kepala, lemas, yang selanjutnya berkembang pesat menjadi sesak napas, nyeri dada, batuk, serta terkadang lendir berdarah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa wabah pes memiliki tingkat kematian yang tinggi, tetapi juga mudah diobati dengan antibiotik dan tindakan pencegahan lain.

(blq/dna)