Putra Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat Yechiel Leiter dilaporkan terluka parah usai menjadi korban tabrak lari di Tepi Barat, Palestina.
Melalui unggahan di media sosial, Leiter mengabarkan bahwa putranya, Neria Leiter, "membutuhkan keajaiban" setelah mengalami kecelakaan pada Rabu (23/9) kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neria terluka setelah seorang pria Palestina menabrakkan mobilnya ke pos pemeriksaan keamanan di dekat pemukiman Beit Horon pada Rabu sore. Pasukan Israel di lokasi kemudian melepaskan tembakan ke arah pria tersebut saat ia mencoba melarikan diri. Sang pria tewas seketika.
Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi pria tersebut sebagai Mahmoud Suleiman.
Pasca insiden ini, Israel menambah jumlah pasukan militer ke kawasan yang menghubungkan Yerusalem dan Tel Aviv tersebut.
Dilansir dari Associated Press (AP), Neria Leiter merupakan prajurit cadangan di militer Israel. Kakak sulungnya, Moshe Yedidya Leiter, sebelum ini juga terluka dan meninggal dunia saat bertugas di Gaza sekitar sebulan setelah serangan kelompok milisi Hamas.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta Presiden Israel Isaac Herzog telah mengirimkan ucapan duka dan mendoakan Neria cepat sembuh.
Netanyahu juga menjenguk Leiter di rumah sakit, sebelum berangkat ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Leiter merupakan tokoh sentral dalam pembicaraan diplomatik langsung perdana antara Israel dan Lebanon di Washington pada April lalu.
Pada Juni, Israel dan Lebanon menyepakati kerangka kerja yang menjadi langkah pertama menuju perdamaian setelah berbulan-bulan perang.
(blq/rds/bac)

