Calon gubernur Anchas di Peru sekaligus eks jurnalis, Susy Aponte Polo, ditembak mati saat kampanye di pasar Kota Caraz pada pekan lalu.
Insiden tersebut terjadi pada 19 September. Ketika itu, Polo sedang berjalan menyusuri pasar dan tiba-tiba orang tak dikenal menembak kepalanya dari belakang hingga tewas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama setelah kejadian, pengawal Polo berhasil menangkap pelaku yang diidentifikasi sebagai warga negaea Venezuela, Louis Ican Obispo Diaz.
Usai diselidiki rencana tersebut ternyata melibatkan sejumlah orang. Beberapa jam kemudian petugas menangkap warga di distrik Surco, Ronald Jose Toro Artila.
Menurut keterangan Obispo operasi tersebut dijalankan dari jarak jauh oleh Toro.
"Semuanya diarahkan dari Lima oleh Toro," kata dia, dikutip Latin Times.
Toro diduga pertama kali mengirim Obispo untuk menunggu di Nuevo Chimbote. Namun, upaya ini gagal. Mereka lantas menunggu kesempatan lain demi bisa melancarkan aksinya.
Setelah melalui berbagai penyelidikan, penegak hukum Peru menyatakan insiden ini sebagai pembunuhan terencana, bukan femisida.
Sebelum mencalonkan diri, Polo adalah pengelola media digital bernama China Polo Dominical.
Dia sudah bertahun-tahun menggalin korupsi publik, jaringan kejahatan teroganisir, dan operasi penambangan ilegal.
Beberapa kasus yang diliput terkait langsung dengan komandan polisi.
(isa/rds)
