HARI TANI 2026

Mana Saja Negara yang Sukses Kembangkan Pertanian Ramah Lingkungan?

CNN Indonesia
Kamis, 24 Sep 2026 10:20 WIB
Berikut sejumlah negara yang berhasil mengembangkan pertanian ramah lingkungan.
Berikut sejumlah negara yang berhasil mengembangkan pertanian ramah lingkungan. (AFP/PHILIP FONG)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Sistem pertanian berkelanjutan menjadi pilihan di masa depan. Sejumlah negara dari China hingga Australia sudah menerapkan sistem tersebut.

Sebab sistem ini menyeimbangkan produksi pangan yang mengandalkan bahan serta metode alami untuk menjaga kesehatan lingkungan, kesuburan tanah, dan kesejahteraan jangka panjang tanpa merusak ekosistem.

Ternyata, sejumlah negara ini sudah menerapkannya dan sukses.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

China

Negara dengan populasi lebih dari semiliar penduduk ini mengandalkan pertanian ramah lingkungan lewat organik. Dengan luas lahan pertanian organik mencapai 1,9 juta hektar, China bertekad fokus pada kesehatan tanah, kualitas air, dan pendekatan yang ramah iklim.

India

Tak jauh beda dengan China, India pun sedang menggenjot pertanian organik di sekitar 500.000 hektar lahan. Salah satu alasan meningkatnya jumlah petani organik adalah peningkatan populasi dunia. Faktor lain termasuk kesadaran konsumen yang semakin tinggi terhadap kesehatan mereka dan kampanye untuk mempromosikan produksi pertanian berkelanjutan.

Karena faktor-faktor ini, India memiliki banyak pertanian organik yang sukses seperti The Farm, Back2Basics, Happy Hens Farms, ABC Farms, dan Vridavan Farms, di antara lainnya. Manfaat pertanian organik di India meliputi berkurangnya kebutuhan mekanisasi, penurunan biaya pertanian, dan produk berkualitas.

Thailand

Thailand terbilang pionir dan pemimpin pasar pertanian organik di Asia Tenggara. Melalui model ekonomi Bio-Circular-Green (BCG), Thailand berhasil menyinergikan sektor pertanian dengan sektor pariwisata (agritourism).

Petani organik di Thailand difasilitasi dengan sertifikasi GAP (Good Agricultural Practices), subsidi pupuk alami, serta pinjaman bank berbiaya rendah untuk menjangkau pasar ekspor premium seperti Eropa dan Jepang.

[Gambas:Video CNN]

Jepang

Jepang sudah cukup lama berusaha menghilangkan bahan kimia dalam pertanian. Tokyo Terra Farm, misalnya, yang didirikan pada tahun 2000, menunjukkan kekuatan pertanian perkotaan yang dipimpin komunitas di Jepang.

Pengunjung dapat menikmati pengalaman bertani satu hari yang mendalam, termasuk memanen sayuran musiman atau memberi makan hewan ternak, sambil belajar tentang daur ulang sumber daya atau pengayaan tanah. Mereka juga menawarkan pemahaman yang lebih dalam tentang ritme alam dan dampak cuaca pada tanaman-sesuatu yang hanya dapat dipelajari melalui pengalaman langsung.

Australia

Australia adalah negara dengan lahan pertanian organik bersertifikat terluas di dunia, yaitu mencakup lebih dari 35 juta hektar atau sekitar setengah dari total lahan organik global.

Misalnya, pengelolaan hama terpadu dengan meminimalkan penggunaan pestisida dan menerapkan berbagai metode untuk mengendalikan populasi hama. Metode hayati melibatkan penggunaan predator alami, parasit, atau mikroba patogen untuk menekan hama, dan metode inilah yang menjadi pusat perhatian, sedangkan metode lain hanya berperan sebagai pendukung.

Bahkan, para petani di sana kini memanfaatkan bangkai hewan liar sebagai kompos. Dulu, di perbukitan New South Wales, kambing liar menyebabkan kerusakan besar pada lanskap, namun sekarang sebagian pemilik tanah merasa lebih unggul dan mengubah masalah hama itu menjadi peluang.

(imf/bac)
placeholder