Serangan Berlanjut, Rudal Milisi Houthi Hujani Kota-kota di Saudi

CNN Indonesia
Kamis, 10 Sep 2026 09:00 WIB
Plume of smoke rises, as Yemen's Iran-aligned Houthis said on Saturday they carried out operations targeting Saudi Aramco facilities in Jizan and Yanbu, according to a statement by the group's military spokesperson Yahya Sare, in Jizan, Saudi Arabia
Fasilitas minyak Saudi di Jizan dan Yanbu kena gempur Houthi pada Juli lalu. Foto: SOCIAL MEDIA via REUTERS/Social Media
Jakarta, CNN Indonesia --

Milisi penguasa Yaman Houthi kembali menggempur kota-kota di Arab Saudi pada Rabu (9/9) atau serangan kedua di hari kedua.

Houthi menyerang Kota Abha, Khamis Mushait, dan Jazan menggunakan rudal balistik serta drone, demikian dikutip Reuters.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di hari sebelumnya, Houthi juga menyerang pangkalan udara di Khamis Mushait dan infrastruktur minyak di kota terdekat. Ini jadi salah satu serangan terbesar di Saudi sejak perang AS-Israel terhadap Iran dimulai.

Imbas serangan pada Selasa itu, sebanyak 73 orang termasuk perempuan dan anak-anak mengalami luka-luka. Houthi mengeklaim rentetan serangan itu merupakan tanggapan atas eskalasi Saudi di Yaman.

Menanggapi serangan bertubi-tubi Houthi, juru bicara koalisi Saudi-pemerintah Yaman, Turki al Malki, mengatakan kelompok itu terus menargetkan aset dan infrastruktur nasional Saudi.

Al Malki juga menekankan koalisi akan menanggapi serangan secara "bertanggung jawab" untuk melindungi kedaulatan Saudi, aset nasional, dan warga sipil.

Pertempuran koalisi Saudi dan Houthi meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan kembalinya konflik seperti pada 2022 lalu.

Selama beberapa hari terakhir, pasukan pemerintah Yaman yang didukung Saudi melancarkan serangan multi-arah di wilayah yang dikuasai Houthi.

Pemerintah Yaman menyatakan tujuan serangan tersebut untuk merebut kembali seluruh wilayah yang dikuasai Houthi.

(isa/dna)