Kasus Pilot Malaysia Bawa Narkoba di RI, Polisi Tangkap Pilot Lain

blq | CNN Indonesia
Rabu, 09 Sep 2026 17:45 WIB
Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Kepolisian Malaysia menangkap satu pilot lain yang diyakini terkait dengan pilot pembawa narkoba ke RI.
Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Kepolisian Malaysia menangkap satu pilot lain yang diyakini terkait dengan pilot pembawa narkoba ke RI. (Instagram/@bcsoetta)
Jakarta, CNN Indonesia --

Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika (Narcotics Crime Investigation Department/NCID) Malaysia menangkap satu pilot lain yang diyakini terkait dengan pilot pembawa narkoba ke Indonesia.

Direktur NCID Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, mengatakan seorang pilot Malaysia berusia 30-an tahun telah ditangkap di Lembah Klang, Malaysia, pada Senin (7/9) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia diyakini terkait dengan pilot Malaysia Airlines berusia 39 tahun, Mohd Saufi, yang ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 28 Juli karena diduga menyelundupkan narkoba.

"Dia ditangkap di wilayah Lembah Klang dan berusia 30-an tahun. Dia terlibat dalam pengelolaan uang, khususnya dalam transfer uang," ucap Hussein pada Rabu (9/9).

Hussein menyebut sang pilot negatif narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan. Dengan penangkapan terbaru ini, total tujuh orang telah dibekuk terkait kasus penyelundupan narkoba ke RI.

"Hingga saat ini kami telah menangkap tujuh individu dan tersangka yang ditangkap pada Senin merupakan pilot dari maskapai lain," kata Hussein.

Menurut keterangan Hussein, enam orang selain sang pilot ditangkap berdasarkan informasi yang diperoleh dari Mohd Saufi saat petugas NCID ke Jakarta pada 11-15 Agustus.

Mereka diyakini pemasok dan kurir yang memberikan barang haram tersebut kepada Mohd Saufi.

Mohd Saufi saat ini ditahan di Indonesia usai petugas bandara menemukan 70.114 pil ekstasi dan 4 gram metamfetamin di dalam bagasinya.

Dalam penyelidikan awal, Mohd Saufi, yang juga positif narkoba, mengaku diperintahkan oleh seseorang untuk membawa paket-paket tersebut ke Jakarta dengan imbalan RM50.000.

(bac)
placeholder