Qatar: AS Tak Cukup Buat Jaga Keamanan Kawasan Teluk

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 17:45 WIB
Kementerian Luar Negeri Qatar menegaskan bahwa keberadaan Amerika Serikat di negara-negara Teluk tidak cukup untuk menjaga keamanan kawasan.
Kementerian Luar Negeri Qatar menegaskan bahwa keberadaan Amerika Serikat di negara-negara Teluk tidak cukup untuk menjaga keamanan kawasan. (iStockphoto/Derek Brumby)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri Qatar menegaskan bahwa keberadaan Amerika Serikat di negara-negara Teluk tidak cukup untuk menjaga keamanan kawasan.

Juru bicara Kemenlu Qatar Majed bin Mohammed Al Ansari menyampaikan bahwa negara-negara teluk tak bisa hanya mengandalkan AS dan aliansi internasional untuk keamanan, melainkan harus lebih mandiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita di kawasan Teluk perlu menyadari bahwa kehadiran pasukan internasional di kawasan ini serta aliansi strategis dengan Amerika Serikat memang sangat penting, namun itu saja tidak cukup," ujar Majed dalam acara Hili Forum di ibu kota Uni Emirat Arab tersebut.

"Kemandirian dalam hal keamanan adalah satu-satunya jalan ke depan. Ya, kita membutuhkan mitra. Ya, kita membutuhkan sekutu. Namun, kita tidak bisa hanya bergantung pada mereka demi keamanan kita," tambahnya.

Qatar merupakan mediator utama dalam konflik AS-Iran dan juga telah mengalami serangan besar-besaran dari Iran, khususnya yang menyasar infrastruktur energi negara itu.

Negara kecil namun kaya raya dan berlimpah gas alam ini turut menampung pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah. Selama konflik berlangsung, Iran merespons serangan AS dengan menyerang lokasi militer Amerika serta fasilitas energi di kawasan tersebut.

Setelah enam bulan konflik, kedua pihak yang berseteru berada dalam jalan buntu. Iran mengganggu lalu lintas di Selat Hormuz yang strategis, sementara AS menekan dengan melakukan blokade balasan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Bulan lalu, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani berkunjung ke Teheran sebagai bagian dari upaya mediasi.

Kunjungan itu menyusul pernyataan Iran dan Oman, negara yang berbatasan langsung dengan selat penting tersebut, bahwa mereka sedang membahas pembentukan koridor pelayaran sementara dan operasi pembersihan ranjau.

(bac)
placeholder