Militer Yaman Gempur Markas Houthi, Lancarkan 13 Kali Serangan Udara

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 17:15 WIB
Militer Yaman mengatakan pesawat tempur mereka telah melancarkan 13 serangan udara terhadap kelompok Houthi di Yaman tengah, pada Senin (7/9) pagi.
Militer Yaman mengatakan pesawat tempur mereka telah melancarkan 13 serangan udara terhadap kelompok Houthi di Yaman tengah, pada Senin (7/9) pagi. (AFP/-)
Jakarta, CNN Indonesia --

Militer Yaman mengatakan pesawat tempur mereka telah melancarkan 13 serangan udara terhadap kelompok Houthi di Yaman tengah, pada Senin (7/9) pagi.

Serangan tersebut menyasar posisi, perkumpulan, kendaraan militer, hingga peluncur rudal milik Houthi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Pusat Media Angkatan Bersenjata Yaman, serangan udara itu menargetkan sejumlah lokasi di distrik Al-Sharyah, Dhi Na'im, Al-Bayda, dan Al-Sawadiyah di Provinsi Al-Bayda.

Dalam operasi terpisah di bagian selatan Provinsi Al-Dhale, pesawat tempur menghancurkan ruang komando dan kendali milik Houthi di Gunung Nasa, front Murais, kata Militer Yaman.

Militer juga menyebut serangan itu menghancurkan sistem pengawasan termal yang digunakan kelompok tersebut.

Pesawat tempur Yaman kemudian menyerang kerumunan anggota Houthi yang berada di kawasan tersebut.

Beberapa jam sebelumnya, militer Yaman mengklaim telah merebut kembali sejumlah posisi di Provinsi Taiz dan Al-Hudaydah. Bentrokan dalam operasi tersebut dilaporkan menewaskan atau melukai lebih dari 20 pejuang Houthi.

Selain itu, militer Yaman melaporkan serangkaian serangan udara terhadap posisi Houthi di Provinsi Taiz, Al-Hudaydah, Marib, dan Al-Jawf.

Pertempuran di sejumlah front Yaman kembali memanas dalam beberapa waktu terakhir, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Kondisi tersebut terjadi di tengah meningkatnya serangan balasan sejak Juli, yang mengakhiri periode relatif tenang setelah gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai berlaku pada April 2022.

(mge/bac)
placeholder