Was-was Krisis, Belanda Pindahkan 86 Ton Emas dari AS ke Inggris

CNN Indonesia
Jumat, 04 Sep 2026 15:55 WIB
ilustrasi bank emas
Ilustrasi. Belanda pindahkan puluhan ton cadangan emas batangan dari Amerika Serikat. Foto: istockphoto/brightstars
Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Sentral Belanda (DNB) memindahkan miliaran euro emas dari Amerika Serikat ke Inggris di tengah kekhawatiran akan meningkatnya gejolak geopolitik.

Dalam pernyataan pada Rabu (2/9), DNB menyebut 86 ton emas telah dipindahkan dari Amerika Serikat dan Kanada dalam operasi kompleks yang memakan waktu beberapa bulan. Emas-emas tersebut kini disimpan oleh Bank of England.

Presiden DNB Olaf Sleijpen mengatakan pemindahan itu diperlukan "untuk memperkuat ketahanan dan kesiapan" Belanda di tengah ketidakpastian global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan ini diambil saat AS dan Kanada terlibat perang dagang, di mana kedua negara menerapkan tarif impor besar satu sama lain.

Menurut keterangan DNB, transfer emas ini melibatkan pemindahan 27 ton batangan emas dari New York dan Ottawa ke Zeist di Belanda.

Kemudian, kuantitas dan kualitas serupa dipindahkan ke London, tanpa melebur batangan logam tersebut. Sisa transfer sementara itu dilakukan dengan menjual emas di New York dan membelinya kembali di London.

"Dengan menggabungkan proses jual beli dan pengangkutan fisik, DNB dapat menyebar risiko terkait dengan relokasi emas fisik yang kompleks tersebut," demikian pernyataan DNB, seperti dikutip BBC.

DNB menyebut emas yang disimpan di Bank of England "dianggap sebagai emas yang paling mudah diperdagangkan di dunia". Oleh karena itu, lebih mudah tersedia dalam situasi krisis daripada jika masih berada di AS atau Kanada.

Sebelum pengumuman ini, DNB menyimpan 31,3 persen emasnya di New York dan 19,7 persen di Ottawa. Angka ini sekarang turun menjadi 18,5 persen di kedua negara.

Total cadangan emas Belanda pada akhir 2025 mencapai 612,4 ton dan bernilai €72,2 miliar, menurut DNB.

Kepemilikan emas bank tersebut di London sementara itu meningkat dari 18,1 persen menjadi 32,1 persen pasca langkah ini. DNB saat ini juga masih menyimpan 30,8 persen cadangannya di Belanda.

(blq/dna)