Rusia Siapkan Serangan Besar ke Ukraina, Target Infrastruktur Energi

CNN Indonesia
Minggu, 30 Agu 2026 21:15 WIB
Russia's armoured vehicles, including T-34 Soviet-era tanks, drive during a military parade on Victory Day, marking the 80th anniversary of the victory over Nazi Germany in World War Two, in Red Square in central Moscow, Russia, May 9, 2025. REUTERS/
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya sudah memulai persiapan serangan besar-besaran pada infrastruktur energi di Ukraina. (REUTERS/Anton Vaganov)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu (30/8) mengatakan pihaknya sedang bersiap melakukan serangan skala besar terhadap infrastruktur energi Ukraina sebagai balasan atas serangan Kyiv.

"Pasukan Rusia telah memulai persiapan untuk serangan besar-besaran terhadap fasilitas di sektor energi Ukraina sebagai tanggapan atas serangan berkelanjutan oleh rezim Kyiv terhadap infrastruktur sipil dan kompleks minyak dan energi Rusia," katanya di Telegram, diberitakan AFP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Musim dingin lalu, Moskow berulang kali menyerang pembangkit listrik Ukraina, menghancurkan sektor energi negara itu dan menjerumuskan jutaan orang ke dalam kedinginan dan kegelapan dalam suhu di bawah nol derajat.

Kedua pihak telah meningkatkan serangan jarak jauh selama beberapa bulan, menargetkan infrastruktur seperti gudang, bisnis, fasilitas minyak dan pelabuhan, serta kapal, meningkatkan korban sipil.

Pada Minggu, tentara Rusia mengeklaim telah menyerang sebuah pabrik di Kyiv yang memproduksi asbes dan semen, yang gudangnya, menurut mereka, digunakan untuk menyimpan bahan peledak, serta sebuah pabrik pembuat drone dan amunisi.

Pada Sabtu, serangan Rusia terhadap gudang amunisi di pinggiran ibu kota Ukraina memicu ledakan besar dan menewaskan sedikitnya 38 orang.

Ukraina sendiri menyerang kilang minyak dengan drone di barat laut Rusia, menyebabkan kebakaran, menurut pihak berwenang setempat.

(fea)
placeholder