Malaysia Siap Kerja Sama Lintas Batas dengan RI Atasi Karhutla

CNN Indonesia
Kamis, 20 Agu 2026 20:30 WIB
Indonesia dan Malaysia akan meningkatkan kerja sama lintas batas untuk mengatasi kabut asap lintas batas yang disebabkan karhutla di Kalimantan.
Indonesia dan Malaysia akan meningkatkan kerja sama lintas batas untuk mengatasi kabut asap lintas batas yang disebabkan karhutla di Kalimantan. (AFP/MOHD RASFAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia dan Malaysia akan meningkatkan kerja sama lintas batas untuk mengatasi kabut asap lintas batas yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Malaysia Arthur Joseph Kurup menekankan kerja sama ASEAN dalam menanggulangi permasalahan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Baru-baru ini kami menggelar rapat ASEAN, saya bertemu dengan semua kolega saya, seperti Menteri Lingkungan Indonesia dan kami telah sepakat meningkatkan kerja sama," kata Arthur pada Selasa (18/8), dikutip Bernama.

Kerja sama itu, lanjut dia, mencakup pemantauan titik rawan kebakaran atau hotspot hingga melibatkan lebih banyak penegak hukum untuk memastikan tak ada lagi aktivitas pembakaran terbuka.

Arthur juga menyebut Malaysia siap berbagi wilayah udara demi mengatasi kabut asap itu.

"Kita juga bisa berbagi wilayah udara jika perlu melakukan operasi penyemaian awan [operasi modifikasi cuaca] mungkin berbagi aset juga," kata dia.

Lebih lanjut, Arthur menerangkan kerja sama kawasan di tengah situasi seperti ini sangat krusial dan vital. Malaysia juga sedang bersiap menghadapi super El Nino yang diperkirakan akan membuat kondisi lebih kering dan jarang hujan.

"Dan itu akan menyebabkan lebih banyak kabut asap. Tapi, kita perlu tahu bahwa kabut asap adalah masalah yang tak dihadapi satu negara, ini masalah kawasan," ujar dia.

"Apa yang terjadi di negara tetangga kita akan berdampak ke kita," imbuh Arthur.

Oleh karena itu, lanjut Arthur, kerja sama kawasan sangat dibutuhkan sebab kabut asap adalah masalah regional.

Sejumlah wilayah di Malaysia terdampak kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Beberapa wilayah di negara bagian Sarawak mencatat indeks polusi udara dalam kategori tak sehat. Wilayah itu di antaranya Serian dengan indeks 195, Kuching dengan indeks 191, Sri Aman dengan indeks 178, Samarahan dengan indeks 175.

(isa/bac)
placeholder