7 Wilayah Malaysia Polusi Parah Dikepung Kabut Asap Karhutla RI

CNN Indonesia
Rabu, 19 Agu 2026 20:15 WIB
The Petronas Twin Towers (C) are covered in haze in Kuala Lumpur on August 11, 2026, as authorities in Malaysia warned of high levels of air pollution from regional wildfires. The Malaysian Meteorological Department urged people on August 11 affected
Penampakan kabut asap menyelimuti wilayah Kuala Lumpur imbas kebakaran hutan RI. Foto: AFP/MOHD RASFAN
Jakarta, CNN Indonesia --

Tujuh wilayah negara bagian Sarawak, Malaysia, mencatat kualitas udara buruk buntut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Malay Mail melaporkan bahwa pada Rabu (19/8) pukul 16.00 sore waktu setempat, Indeks Polutan Udara (Air Pollutant Index/API) di Serian, Sri Aman, Kuching, Mukah, Samarahan, Bintulu, dan Sibu tembus angka 100. Paling tinggi dicatat oleh Serian, dengan angka 165.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sri Aman berada di posisi kedua polusi udara parah dengan angka 161. Kemudian Kuching di angka 160, Mukah di 154, Samarahan di 135, Bintulu di 130, dan Sibu di 129.

Nilai API 0 hingga 50 menunjukkan kualitas udara yang baik, 51 hingga 100 sedang, 101 hingga 200 tidak sehat, 201 hingga 300 sangat tidak sehat, dan nilai di atas 300 diklasifikasikan sebagai berbahaya.

Data API dirilis setiap jam berdasarkan pembacaan dari 68 stasiun pemantauan kualitas udara di seluruh negara.

Selain tujuh wilayah tadi, 55 wilayah lain di negara bagian tersebut mencatat angka API moderat mulai dari 51 hingga 100. Sedangkan enam wilayah lainnya mencatat tingkat kualitas udara yang baik atau di bawah 50.

Wakil Direktur Jenderal Departemen Lingkungan Hidup (DOE), Azuri Azizah Saedon, mengatakan kualitas udara di Malaysia memburuk hari ini, dengan lebih banyak daerah mencatat angka API yang tidak sehat, khususnya di Sarawak.

"DOE telah meningkatkan penegakan hukum dan patroli harian di daerah-daerah dengan potensi tinggi pembakaran terbuka, sambil memantau pembacaan API dari waktu ke waktu," ujarnya.

"Rencana Aksi Nasional Pembakaran Terbuka dan Rencana Aksi Nasional Kabut Asap telah diaktifkan untuk mengoordinasikan upaya lembaga pemerintah dalam menangani pembakaran terbuka dan situasi kabut asap nasional," imbuhnya.

Malaysia menjadi salah satu negara yang terkena dampak kabut asap karhutla RI. Kabut asap terbang dari berbagai arah, terutama dari Kalimantan, dan menyebabkan sejumlah wilayah Negeri Jiran diselimuti polusi.

Kabut asap telah menjadi masalah rutin di Asia Tenggara, khususnya Malaysia dan Singapura, karena kedekatan mereka dengan Indonesia.

Krisis terburuk terjadi pada 1997-1998 dan 2015 ketika puluhan orang meninggal dan ribuan orang di Indonesia, Malaysia, dan Singapura dirawat di rumah sakit akibat masalah pernapasan dan jantung.

(blq/dna)