Turki soal Netanyahu: Mau Usir Warga Gaza, Injak Martabat Manusia
Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menilai Israel memang bertujuan mengusir seluruh warga Palestina dari Jalur Gaza.
Ia juga mendesak tekanan terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, semakin ditingkatkan agar mematuhi tuntutan dan hukum internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fidan menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers saat mengunjungi El Alamein, Mesir. Ia menilai kebijakan Netanyahu telah mengabaikan martabat manusia.
"Netanyahu mengembangkan kebijakan yang menginjak-injak martabat manusia," kata Fidan yang dikutip dari Al Jazeera.
Fidan mengatakan Turki dan Mesir telah bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) yang didukung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan menghentikan genosida di Gaza.
"Syukurlah, bersama-sama kita berhasil dalam hal ini. Kita telah menghentikan genosida sampai batas tertentu," tambahnya.
Sementara itu, Israel masih melancarkan serangan di berbagai wilayah Gaza meski upaya gencatan senjata terus dilakukan.
Dikutip dari Middle East Eye, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 73.389 orang di Gaza. Ribuan lainnya masih hilang dan diperkirakan tertimbun di bawah reruntuhan.
(mge/rds)