Komentar Ngaco soal Pemerkosaan, Tokoh Sayap Kanan India Dtangkap
Tokoh sayap kanan India dari Kerala, TG Mohandas, ditangkap polisi dari rumahnya di Mattanchery ke kantor polisi siber Thiruvananth, Minggu malam (9/8).
Penangkapan itu merupakan buntut dari analisis dan komentarnya tentang demo Gen Z yang tergabung dalam Partai Kecoak, Cockroach Janta Party (CJP) India, yang menuntut pengunduran diri menteri pendidikan dan kebocoran soal ujian Juli lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mohandas mengait-ngaitkan demo itu dengan komentar ngaco soal kemungkinan pemerkosaan massal karena banyaknya pendemo yang turun ke jalan.
Pernyataan yang bikin publik semakin marah bahwa dia menyebutkan, walaupun akan banyak pemerkosaan kemungkinan tidak akan ada yang melapor ke polisi.
Sebab, ia menilai "gadis-gadis itu menikmati pemerkosan," katanya dengan enteng seperti diunggah dalam videonya dengan akun "Pathrika".
Mohandas juga mengatakan bila dia berkuasa, akan memberlakukan jam malam untuk meredam kasus pemerkosaan.
Soal demo, Mohandas bersumpah akan membubarkan para pendemo dan kalau para pendemo menolak, dia akan "melepaskan tembakan walaupun ada yang terluka atau meninggal dunia," katanya.
Video yang dishare Mohandas sudah beredar berbarengan dengan unjuk rasa para pemuda partai kecoak Juli lalu. Karena itu, penangkapan Mohandas banyak dikritik karena pemerintah negara bagian dinilai lambat.
Selama ini Mohandas dikenal sebagai aktivis Bharatiya Janata Party (BJP), partai politik yang berkuasa di India di bawah PM Modi.
Mohandas sering tampil sebagai koordinator negara bagian untuk sel intelektual partai tersebut dan menjadi pembicara dalam setiap debat di media.
(imf/bac)[Gambas:Video CNN]

