Saudi, Pakistan dan Turki Teken Pakta Pertahanan Serupa NATO

CNN Indonesia
Sabtu, 08 Agu 2026 12:15 WIB
Ilustrasi Bendera Arab Saudi, Turki, dan Pakistan
Ilustrasi. Arab Saudi, Pakista, dan Turki meneken pakta pertahanan bersama yang menetapkan serangan terhadap salah satu akan dianggap sebagai serangan untuk semua. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Arab Saudi, Pakistan, dan Turki meneken pakta pertahanan bersama yang menetapkan bahwa serangan terhadap salah satu dari mereka akan dianggap sebagai serangan terhadap mereka semua.

Kesepakatan serupa NATO ini dibuat saat Saudi menghadapi ancaman di berbagai front, mulai dari kelompok milisi Yaman hingga milisi Irak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataan bersama, ketiga negara menyatakan pakta ini 'bertujuan memperkuat pencegahan kolektif terhadap setiap tindakan agresi' serta meningkatkan kerja sama pertahanan di semua aspek.

Perjanjian ini ditandatangani pada Jumat (7/8) di Mekah, kota suci umat Islam yang menyimbolkan politik dan agama ketiga negara, usai Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif bertemu.

Dilansir dari CNN, pakta pertahanan ini pada dasarnya memberi lapisan perlindungan baru bagi Arab Saudi di luar kemitraannya dengan Amerika Serikat (AS).

Konflik AS dengan Iran saat ini telah membahayakan Saudi dan membuat Riyadh meragukan keandalan Washington untuk melindungi sekutu-sekutunya di Teluk.

Tak heran, Saudi mengambil langkah untuk memperkuat daya jeranya dengan menghadirkan front militer yang dipimpin Sunni.

Pakistan dan Turki masing-masing berbatasan dengan Iran dan memiliki alasan kuat untuk mencegah konflik Timur Tengah memburuk. Pakistan mengelola populasi Syiah yang cukup besar, sementara Turki memiliki kekhawatiran yang sama dengan Iran atas separatisme Kurdi.

Iran baru-baru ini mengancam akan menargetkan fasilitas energi di negara-negara Arab apabila AS menyerang fasilitas yang sama di Iran.

Beberapa pejabat Teluk mengatakan, ancaman ini sangat serius dibandingkan ancaman Iran sebelum-sebelumnya. Oleh sebab itu, negara-negara Teluk cemas Iran akan benar-benar menyerang mereka.

Pakta Saudi, Turki, dan Pakistan berfungsi sebagai peringatan bagi Iran untuk tidak macam-macam dengan Saudi. Sebab, serangan besar terhadap Riyadh, akan menyeret Pakistan dan Turki ke dalam pusara konflik dan secara dramatis memperluas perang.

(blq/asr)