Rusia Habis-habisan Rudal Ukraina, Proyektil Jatuh-Meledak di Polandia

CNN Indonesia
Kamis, 30 Jul 2026 14:55 WIB
An explosion in the city during a Russian missile and drone strike, amid Russia's attack on Ukraine, in Kyiv, Ukraine July 19, 2026. REUTERS/Gleb Garanich     TPX IMAGES OF THE DAY
Sebuah proyektil tak dikenal jatuh hingga memicu ledakan di sebuah desa di Polandia, sekitar 95 kilometer dari perbatasan Ukraina, pada Kamis (30/7) dini hari. (Foto: REUTERS/Gleb Garanich)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah proyektil tak dikenal jatuh hingga memicu ledakan di sebuah desa di Polandia, sekitar 95 kilometer dari perbatasan Ukraina, pada Kamis (30/7) dini hari. Insiden ini berlangsung ketika Rusia melancarkan serangan jarak jauh mematikan ke berbagai wilayah Ukraina.

Militer Polandia melaporkan proyektil tersebut jatuh di dekat desa Tarnawa-Kolonia, Provinsi Lublin. Kepolisian Polandia menyatakan bahwa warga setempat melaporkan mendengar ledakan keras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Polandia telah mengerahkan jet tempur sebagai respons terhadap serangan Rusia ke Ukraina. Serangan Rusia ke Ukraina ini menghantam wilayah-wilayah luas di negara itu dan menewaskan sedikitnya tujuh orang, termasuk anak-anak, serta menyebabkan sejumlah orang terjebak di bawah reruntuhan.

Serangan semalam itu terjadi sehari setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih dan meminta tambahan sistem pertahanan udara bagi Ukraina.

Melalui Telegram, Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi serangan besar-besaran itu. Moskow menuturkan pihaknya melancarkan "serangan besar-besaran menggunakan senjata presisi jarak jauh berbasis darat, udara, dan laut", serta drone serang, terhadap sejumlah fasilitas militer di Ukraina.

Menurut otoritas setempat, sedikitnya satu orang tewas di ibu kota Kyiv. Di kota Kryvyi Rih, Ukraina selatan, enam orang dilaporkan tewas setelah sebuah rudal balistik menghantam rumah yang dihuni keluarga besar.

Dua korban yang tewas adalah anak perempuan berusia 5 tahun dan 12 tahun. Sedikitnya delapan orang lainnya terluka, dan Vilkul mengatakan jumlah korban tewas masih dapat bertambah karena tim penyelamat terus membersihkan puing-puing bangunan.

Di Lviv, dekat perbatasan Polandia, petugas penyelamat juga berupaya mengevakuasi orang-orang yang masih terjebak di bawah reruntuhan setelah serangan. Kepala administrasi militer Lviv mengatakan lebih dari belasan orang mengalami luka-luka imbas serangan ini.

Dikutip CNN, Angkatan Udara Ukraina mengeluarkan peringatan kepada warga pada Kamis dini hari waktu setempat bahwa Rusia telah meluncurkan gelombang serangan rudal.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan keluarga-keluarga berlindung di stasiun metro Kyiv yang dipenuhi warga. Sebagian dari mereka terlihat menggelar selimut di lantai atau berlindung di dalam tenda-tenda kecil.

Beberapa pemandangan paling memilukan setelah serangan Kamis berasal dari Kryvyi Rih, kampung halaman Presiden Zelensky.

Video dari desa Radushne memperlihatkan jasad-jasad korban berserakan di antara puing-puing bangunan yang hancur, sementara api masih berkobar. Dua perempuan yang tidak terlihat dalam rekaman terdengar berbicara.

(rds)


[Gambas:Video CNN]