Pesawat Netanyahu 'Pede' Lewati Negara ICC buat ke AS

CNN Indonesia
Selasa, 28 Jul 2026 18:45 WIB
Pesawat yang membawa PM Israel Benjamin Netanyahu terlacak melintasi wilayah udara negara-negara anggota ICC saat hendak menuju AS.
Pesawat yang membawa PM Israel Benjamin Netanyahu terlacak melintasi wilayah udara negara-negara anggota ICC saat hendak menuju AS. (AFP/MARC ISRAEL SELLEM)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pesawat yang membawa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terlacak melintasi wilayah udara negara-negara anggota Mahkamah Pidana Internasional (ICC) saat hendak menuju Amerika Serikat.

Data pelacakan penerbangan FlightRadar24 merekam rute penerbangan Wings of Zion pada Senin (27/7), yakni melintasi Yunani, Italia, dan Prancis. Ketiga negara meratifikasi Statuta Roma ICC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rute ini sama dengan yang dilalui Netanyahu kala bertandang ke AS pada 28 Desember 2025 dan 10 Februari 2026, dikutip dari Middle East Monitor.

Sebelum itu, pesawat Netanyahu berusaha menghindari negara-negara Eropa yang diwajibkan ICC menangkapnya atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina. Perintah penangkapannya ini dirilis ICC sejak 21 November 2024 dan berlaku pula untuk mantan Menteri Keamanan Israel Yoav Gallant.

Pada September 2025, Netanyahu sempat terbang ke AS dan nekat melintasi Yunani dan Italia. Namun, pesawatnya menghindari Prancis yang kala itu baru mendeklarasikan pengakuan atas kemerdekaan Palestina.

Netanyahu bertolak ke Gedung Putih untuk bertemu Presiden AS Donald Trump. Lawatan ini dilakukan saat AS dan Iran menyetop sementara peperangan yang kembali meletus awal Juli ini.

AS pada Jumat (24/7) mengumumkan menghentikan serangan terhadap Iran setelah Timur Tengah memanas buntut serangan balasan Iran ke negara-negara Arab tetangganya. Iran pada bagiannya juga menahan tembakan, dan menyatakan akan terus melakukannya selama AS melakukannya.

(isa/bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]